BETANEWS.ID, KUDUS – Kini Kabupaten Kudus sudah memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang fokus mempelajari jaringan sistem fiber optik, yakni SMK Muhammadiyah Kudus. Sekolah kejuruan tersebut beralamat di Jalan Kudus-Jepara Km 3, Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Kepala SMK Muhammadiyah Kudus Purwanta Agung Sulistyo menuturkan, sekolahnya sekarang sudah ditetapkan menjadi SMK Center of Excellent (CoE) pada tahun 2020. Penetapan tersebut dilakukan oleh Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia dengan jurusan unggulan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Baca juga : Pemkab Kudus Fasilitasi Siswa Miskin untuk Bersekolah di SMA Taruna Nusantara
“Hari ini kami meneken kerja sama bersama PT Telkom Indonesia. Sekaligus membuka workshop sosialisasi dan penyusunan dokumen pembelajaran pada SMK Center of Excellence (CoE),” tuturnya saat ditemui di SMK Muhammadiyah Kudus, Selasa (13/10/2020).
Menurut Purwanta, program unggulan fiber optik dilakukan bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia. Nantinya, saat program ini berjalan, guru dan siswa akan dapat meningkatkan kompetensinya terutama pada bidang fiber optik.
“Adanya kerja sama dengan PT Telkom, langkah ini, langkah yang strategis dalam meningkatkan kompetensi siswa dan guru. Kerja sama ini pun bisa menyangkut banyak hal. Utamanya kurikulum pendidikan yang akan diakselerasikan dengan kebutuhan industri dengan PT Telkom,” jelasnya.
Purwanta menuturkan, selain siswa, nantinya para guru juga akan magang di perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut. Siswa akan mendapatkan kesempatan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sedangkan para guru akan ada program magang khusus agar mengerti tentang sistem fiber optik.
“Nanti juga ada ahli telekomunikasi dari PT Telkom yang mengajar di tempat kami,” tuturnya yang memiliki siswa sejumlah 270 orang pada program jurusan TKJ.
Selanjutnya, nantinya untuk siswa jurusan TKJ yang sudah lulus akan mendapatkan akses khusus dapat bekerja di PT Telkom Indonesia.
“Kami berharap SMK Muhammadiyah sebagai sekolah CoE dapat menjadi sekolah rujukan belajar fiber optik di Kudus dan sekitarnya,” tambahnya.
Sementara itu, Account Manager Eksternal PT Telkom Indonesia Ali Pujianto menuturkan, SMK Muhammadiyah Kudus merupakan satu di antara sekolah yang bekerja sama dengannya. Menurutnya, sebelumnya sudah ada SMK Balaikambang Jepara yang bekerja sama di bidang pendidikan fiber optik.
“Ini sekolah kedua yang bekerja sama dengan kami. Sebelumnya kami sudah kerja sama dengan SMK Balaikambang, Jepara,” tuturnya.
Baca juga : Bangun SMA Negeri Pertama di Tawangmangu, Ganjar: ‘Desainnya Seperti Kafe Biar Nyaman’
Menurutnya saat ini, industri komunikasi fiber optik sedang banyak diminati masyarakat. Tentu dengan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, pihaknya membutuhkan banyak tenaga terampil untuk mengoperasikan industri tersebut. Dikatakan Ali, melalui pengolahan kelas industri diharapkan akan lahirnya banyak tenaga terampil yang sesuai standar yang ditetapkan.
“Boomingnya fiber optik membuat industri komunikasi saat ini membutuhkan banyak tenaga terampil. Dengan kerja sama ini kami harapkan dapat menghasilkan tenaga-tenaga terampil di bidang fiber optik di daerah Kudus dan sekitarnya,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

