Pesan Mendalam di Balik Lagu Mystery yang Diciptakan Tsaqiva Saat Kelas 3 SD

BETANEWS.ID, KUDUS – Suara piano terdengar dari sebuah studio musik berukuran kurang lebih 3 X 4 meter yang berada di sebuah rumah di Jalan Ngasinan No 9, Desa Purworejo RT 02 RW 02, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Di dalamnya, seorang perempuan terlihat sedang bermain piano. Ia adalah Tsaqiva Kinasih Gusti (17) yang akan berbagi cerita kepada betanews.id tentang lagu berjudul Mystery yang dirilis beberapa hari lalu.

Tsaqiva begitu dia akrab disapa mengungkapkan, lagu Mystery merupakan lagu pertamanya. Ia menciptakan lagu tersebut saat masih usia sembilan tahun. Waktu itu, karena masih kecil, Tsaqiva tidak memahami pesan dan makna dari lagu tersebut.

Tsaqiva sedang membuat lagu di Studio Omah Dongeng Marwah. Foto: Ahmad Rosyidi.

Katanya, saat melakukan perubahan pada lagu Mystery, dia seperti memanggil Tsaqiva kecil. Dirinya berusaha mengingat Tsaqiva yang dulu dan mencari tahu pesan apa yang ingin disampaikan dari lagu itu.

-Advertisement-

Baca juga: Mengenal Tsaqiva, Remaja Asal Kudus yang Sudah Ciptakan 80 Lagu Sejak Usia 9 Tahun

Menurutnya, Tsaqiva kecil adalah anak yang sering berinteraksi dengan alam dan suka bermain sendiri. Selain itu, dia juga suka dengan hal-hal yang misterius.

“Awal bikin, ya nggak tahu. Anak sembilan tahun tidak punya pesan tersendiri yang disampaikan. Ketika sekarang aku ingat-ingat, aku panggil Tsaqiva yang dulu. Ternyata dia suka misteri, suka mencari tahu. Dia juga tidak takut untuk mengeksplorasi banyak hal,” jelas remaja yang sudah menciptakan 80 lagu itu, Rabu (7/9/2020).

Dari mengingat Tsaqiva kecil, ia mendapatkan pesan agar kita selalu mengintrospeksi diri dan mencoba mengenali diri sendiri secara utuh.

Baca juga: Wisma Musik Harapan, Toko Alat Musik Legendaris di Kudus

Anak kedua dari tiga bersaudara itu melanjutkan, karena jangka waktu yang cukup lama, lagu Mystery sudah beberapa kali ada perubahan. Terutama pada lirik yang menggunakan Bahasa Inggris. Dalam proses mengubah lirik Tsaqiva dibantu oleh kakaknya. Sedangkan untuk aransemen musik ia dibantu oleh Dennis Talakua.

“Untuk perbaikan aku tidak ingat berapa kali, yang jelas bagian lirik Bahasa Inggrisnya. Kalau mengaransemen musiknya bersama Mas Dennis. Jadi ada banyak perubahan, terutama bagian lirik yang penting, apa yang ingin aku sampaikan dengan kata-kata yang enak untuk dinyanyikan,” tukasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER