31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Mengenal Isman, Pedagang Ayam Bakar Asal Kudus yang Jadi Peserta MasterChef Indonesia

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang lelaki terlihat sibuk menyiapkan ayam yang siap untuk dibakar di atas tungku yang di pekarangan sebuah rumah di Golan Tepus RT 5 RW 3, Kecamatan Mejobo, Kudus. Lelaki itu adalah Isman Fajar Ridhwansah (26), peserta MasterChef Indonesia Season 7.

Lelaki yang pernah menjadi Mas Duta Wisata Kudus tahun 2014 ini menceritakan bagaimana perjalanan dia bisa masuk galeri peserta MasterChef hingga babak 16 besar.

Isman, begitu panggilan akrabnya mengaku sudah mulai menyukai memasak saat ia masih kecil. Hobi memasaknya itu, karena sedari kecil ia selalu melihat neneknya yang seorang chef memasak. Lalu, setelah dewasa ia mulai mengeluti dunia masak secara profesional, saat ia bekerja di salah satu hotel di Temangung.

-Advertisement-
Isman Fajar sedang memasak ayam bakar khas Kudus. Foto: Kartika Wulandari

Baca juga : Mengenal Tsaqiva, Remaja Asal Kudus yang Sudah Ciptakan 80 Lagu Sejak Usia 9 Tahun

“Jadi memang saya sudah suka memasak itu dari kecil. Nah waktu saya kerja di hotel sebagai front office, ketika itu salah satu kokinya berhenti. Nah karena atasan tahu saya bisa masak, akhirnya saya diangkat jadi chef untuk menggantikan chef yang resign itu,” ujarnya.

Sejak itu kecintaannya terhadap memasak semakin dalam. Setelah beberapa bulan jadi chef di hotel, ia akhirnya memutuskan untuk resign dan merintis bisnis ayam bakar di Kudus.

Ketika itu, bisnis yang dirintisnya tersebut berjalan lancar. Namun, seiring adanya pandemi Covid-19, bisnisnya terkena imbas mengalami penurunan, sampai akhirnya menutup sementara bisnisnya itu.

Setelah itu, akhirnya mulai mencoba mengasah keahlian memasaknya, dengan mengikuti ajang pencarian bakat MasterChef Indonesia.

“Sebenarnya saya ikutan MasterChef juga karena ditantang oleh ibu saya, dan dari situ saya juga ingin mengasah keahlian masak saya, dan akhirnya saya mendaftar dengan membuat vidio memasak ayam bakar jualan saya,” katanya.

Setelah mendaftar melalui online dengan membuat vidio memasak, akhirnya Isman berhasil lolos ke babak pertama, dan mengikuti babak selanjutnya. Ketika babak kedua, Isman benar-benar berjuang. Mulai dari membawa peralatan masak sendiri, lalu membawa perlengkapan bahan-bahan masakan sendiri, sampai menaiki bus umum sendiri, walaupun saat itu sedang terjadi pandemi.

Setelah perjuanganya yang cukup keras, Akhirnya ia lolos dan bisa mengikuti audisi pencarian bakat MasterChef Indonesia.

Setelah mengikuti beberapa babak di MasterChef Indonesia, Isman harus pulang karena tereliminasi saat babak ke 16 besar. Isman tereliminasi karena masuk pressure test. Di babak pressure test, para peserta ditantang membuat Kue Sus dengan masing-masing isian yang berbeda dan diberi waktu 90 menit.

Baca juga : Pesan Mendalam di Balik Lagu Mystery yang Diciptakan Tsaqiva Saat Kelas 3 SD

Menurutnya, meski tereleminasi, namun baginya itu bukan sebuah akhir, melainkan sebuah awal untuk perjuangan Isman selanjutnya. Justru ia sangat bersyukur, karna sudah diberi kesempatan dan pengalaman sehebat itu.

Isman juga bepersan, khususnya anak-anak muda, agar jangan takut gagal untuk mencoba apapun. “Terus tekuni sesuatu yang kamu sukai. Siapa tahu, itu bisa jadi jalan kamu untuk mendapatkan rezeki. Kan enak, cari rezeki tapi juga suka sama pekerjaan itu,” Tukas Isman ketika ditemui di kediamannya Jumat (23/10/2020).

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER