31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Kepada Ganjar, Pendemo UU Cipta Kerja yang Ditahan: ‘Kami Hanya Ikut-Ikutan Pak’

Aksi Penolakan UU Omnimbus Law Cipta Kerja di Depan Kantor DPRD Jawa Tengah

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo datang menjenguk para pendemo yang ditahan di Mapolrestabes Semarang, Selasa (7/10/2020) sekitar pukul 22.00. Dengan mengenakan jaket dan topi, Ganjar bertemu para buruh dan siswa yang sebelumnya ikut dalam aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan kantor DPRD Provinsi Jateng.

Setelah sampai, Ganjar melontarkan sejumlah pertanyaan kepada pendemo yang ditahan tersebut. Saat ditanya alasan mengikuti aksi pada Selasa siang itu, sejumlah siswa dengan polos mengaku hanya ikut-ikutan. Mereka juga tidak tahu menahu soal tuntutan demo tersebut.

Video Ganjar menemui pendemo UU Cipta Kerja yang ditahan.

“Tadi di rumah sepi pak, lihat handphone status pada ramai demo, terus ikut. Gak tahu demo apa, tahunya demo RUU, gak tahu isinya apa,” jawab para siswa itu saling sahut kepada Ganjar yang ikut duduk lesehan bersama mereka.

-Advertisement-

Selain itu, ada satu siswa yang mengatakan tidak sengaja ikut berdemo bersama ratusan mahasiswa dan buruh siang kemarin. Dia juga mengaku hanya ikut-ikutan berdemo karena tidak sengaja.

“Tadi habis UTS keluar rumah ndilalah melihat demo, ya akhirnya ikut saja pak,” kata satu siswa kepada Ganjar.

Baca juga: RUU Cipta Kerja Disahkan, Ganjar Dukung Serikat Pekerja Ajukan Judicial Review

Selain menemui siswa yang ditahan, Ganjar juga bertemu dengan para buruh yang ikut berdemo dan ditahan di Mapolrestabes Semarang. Hal yang sama juga ditanyakan Ganjar kepada para buruh, apa alasan mereka melakukan demo.

Ikut Demo Karena Takut Tak Dapat Pesangon

Kepada Ganjar, sejumlah buruh mengaku takut jika UU Cipta Kerja tersebut diberlakukan dirinya tidak mendapat pesangon saat kena PHK dari perusahaan tempat mereka bekerja. Meski begitu, mereka mengatakan belum membaca isi undang-undang yang telah disahkan DPR RI tersebut.

“Belum baca (UU Omnibus Law) pak, hanya baca share-share-an dari teman,” kata satu buruh kepada Ganjar.

Ganjar cukup lama mengobrol dengan para buruh. Tak hanya tentang demo, Ganjar juga mengajak bicara soal kondisi ketenagakerjaan. Seorang buruh di perusahaan ekspedisi mengaku gajinya di bawah UMK. Ada juga karyawan warung kopi yang gajinya dipotong karena kondisi sulit di masa pandemi.

Baca juga: Buruh Akan Aksi Mogok Nasional, Kapolda Jateng Tak Akan Beri Izin Kerumunan

Malam itu, Ganjar juga sempat meminta nomor telpon beberapa pimpinan perusahaan tempat para buruh bekerja. Namun saat ditelpon Ganjar, nomor pimpinan perusahaan buruh itu tak merespon.

Suasana obrolan cukup cair, karena Ganjar juga melontarkan guyonan. Ganjar sempat bercanda mengajak para pendemo membersihkan area gerbang DPRD Jateng dan taman yang rusak akibat demo siang tadi. Di luar dugaan sejumlah buruh menyambut baik ajakan itu.

Lha piye sesuk tak ajak bersih-bersih,” kata Ganjar. “Siap pak,” jawab mereka.

Menurut Ganjar, aksi yang merusak sebenarnya bisa dihindari jika mau mengedepankan komunikasi. Ia mengaku sangat prihatin pada siswa yang turut terlibat, padahal mereka tidak tahu substansi yang disuarakan.

“Ini anak-anak kita lebih baik kan diedukasi secara benar, karena SMA/SMK ini kan tanggung jawab saya, tanggung jawab propinsi, sehingga kalau anak-anak itu sebenarnya kita bisa memberikan fasilitas,” ucap Ganjar.

Baca juga: KSPSI Kudus Pilih Pasang Spanduk Terkait Penolakan Omnibus Law

Ganjar menjelaskan, sejak awal juga mendorong agar pemerintah pusat dan DPR melakukan sosialisasi dan desiminasi untuk mengedukasi masyarakat tentang isi UU Omnibus Law tersbut.

Dia menambahkan, jika sejak awal hal itu dilakukan maka keributan seperti di Semarang ini tidak sampai terjadi dan siswa SMA/SMK tidak turut terlibat.

“Maka saya sampaikan dari awal itu, kalau kemudian ada warga yang tak setuju coba komunikasi. Kalau kemudian masih tetap tidak bisa, ya judicial review aja, kan semuanya jadi tertib,” katanya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER