BETANEWS.ID, KUDUS – Tangan Sugiono (45) terlihat begitu cekatan mencampur berbagai bahan es dawet di Pasar Kliwon. Di sekelilingnya, beberapa pelanggan tampak sabar menanti giliran untuk mencicipi es dawet yang legendaris itu. Beberapa karyawannya juga terlihat sibuk menyiapkan bahan. Ada yang mencacah es dan yang lainnya dapat tugas membungkus untuk dibawa pulang pembeli.
Ramainya pembeli itu sudah jadi pemandangan harian di Es Dawet Kliwon Moro Seneng yang sudah ada sejak 1969. Sugiono sendiri merupakan generasi kedua di usaha es yang jadi buruan banyak orang saat berkunjung ke Kota Kretek.

Ditemui di sela-sela melayani pembeli, Sugiono menjelaskan, rahasia tetap ramai sejak pertama kali buka hingga sekarang adalah, dia selalu menjaga kualitas rasanya sesuai resep warisan Sang Ayah.
“Dari dulu saya menjaga kualitas dari dawet ini. Tak heran pelanggan yang datang ke sini itu merasa senang saat menyantap dan membungkus dawet bikinan saya,” tutur warga Desa Mlati Norowito, Kecamatan Kota Kudus itu, Rabu (16/9/2020).
Baca juga: Kerjaan di Jakarta Tak Diperpanjang, Kini Dua Pemuda Ini Sukses Bisnis Minuman Kata Hati
Bapak beranak tiga itu menambahkan, dalam sehari es dawet yang dijualnya itu bisa terjual 700 gelas hingga 800 gelas di hari-hari biasa. Bahkan jika hari libur bisa terjual hingga 1.500 gelas. Pelanggan yang datang ke kedai es dawetnya juga tidak hanya orang Kudus saja, melainkan dari beberapa daerah seperti, Pati, Rembang, Surabaya, dan Semarang.
“Yang datang ke sini bukan hanya orang Kudus, ada beberapa daerah yang menyempatkan waktu untuk meminum dan mencicipi es dawet saya. Kemarin juga ada pelanggan dari Ungaran yang datang ke sini memesan untuk dijual kembali ke pelanggan medsosnya,” ungkapnya.
Untuk jam buka, Kedai Es Dawet Moro Seneng melayani pelanggan mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Harganya juga murah yakni hanya Rp 5 ribu per porsinya.
“Harapan saya kedepan bisa membuka cabang, agar anak saya bisa melanjutkan usaha ini seperti yang diwariskan oleh orang tua saya dulu. Biar anak saya tidak kebingungan mencari pekerjaan, seperti sekarang ini yang sulit sekali melamar kerja,” tutupnya.
Baca juga: Niat Bantu Beri Kerjaan Orang Lain, Bidan Ayu Rintis Kedai Minuman Say Story yang Laris
Salah seorang pembeli, Siska Arum mengaku sudah sering datang ke Pasar Kliwon dari rumahnya di Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati untuk membeli Es Dawet Moro Seneng. Menurutnya, es dawet favoritnya itu rasanya manis, enak, dan tidak bikin gatel tenggorokan.
“Rasanya enak. Nggak gatel di tenggorokan gitu. Jadi suka banget,” tutup Siska.
Editor: Ahmad Muhlisin

