31 C
Kudus
Selasa, September 21, 2021
spot_img
BerandaKisahDemi Bakti pada...

Demi Bakti pada Ibu, Semangat Ali Membesarkan Jenang Armina Kini Membuahkan Hasil

BETANEWS.ID, KUDUS – Suara mesin mixer pengaduk jenang terdengar cukup kencang di sebuah rumah masuk Desa Temulus RT 2 RW 6, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Seorang pria, terlihat berada di dekatnya untuk memastikan pembuatan jenang itu berjalan dengan keinginannya. Ia adalah Ali Esmanto (28), pemilik usaha Jenang Armina.

Sembari beraktivitas, pria yang akrab dengan sapaan Ali itu akan berbagi kisah tentang usaha keluarganya itu. Dia mengatakan, usaha jenang tersebut berawal dari usaha orang tuanya pada 1991. Dulunya sang Ibu mencoba bikin jenang karena terinspirasi kebiasaan warga setempat yang membuat jajanan khas Kudus itu saat ada acara pernikahan dan lain-lain. Saat itu, Sang Ibu membuat jenang lalu ditawarkan kepada tetangganya yang punya hajat.

Karyawan Jenang Armina sedang membungkus jenang di tempat produksinya. Foto: Kaerul Umam.

“Menurut tetangga rasa jenang bikinan Ibu itu enak, dan akhirnya jadi usaha sampingan. Setelah itu, jenangnya tersebut dinamai dengan nama Jenang Garuda,” beber Ali, Rabu (14/10/2020).

- Ads Banner -

Baca juga: Niat Awal Jadi Guru, Ali Justru Sukses di Rajane Es Krim yang Kini Punya 2 Outlet

Ali melanjutkan, saat memulai bisnis jenang itu, ibunya masih bekerja di PT Djarum. Karena makin repot dan harus mengurus anaknya termasuk Ali yang masih kecil, akhirnya dia keluar dari kerjaan. Dari situlah usaha pembuatan jenang mulai diseriusin.

“Tidak hanya menerima pesanan, orang tua saya juga memasarkan jenang ini dengan cara menitipkan ke pasar, terminal,” kata pria yang sudah mempunya dua anak itu.

Pada 2015, ibunya menambah produksi jenang yang dinamai Jenang Mutiara. Sedangkan Ali memulai bisnisnya sediri dengan mendirikan Rajane Es Krim pada 2016. Karena outletnya ramai, Sang Ibu kemudian melihat bakat anaknya itu dan memintanya untuk meneruskan usaha jenang tersebut.

“Saya dan kakak saya akhirnya melanjutkan usaha jenang ini dengan beda nama. Nama Garuda yang pertama dirintis diberikan kepada kakak saya, dan nama Mutiara diberikan kepada saya,” ungkapnya.

Baca juga: Dipecat Saat Pandemi, Bambang Tak Mau Nganggur dan Nekat Usaha Roti Burger

Setelah nama mutiara berada di tangannya, Ali kemudian berusaha untuk mengembangkan jenang tersebut dengan menambah produk yang dinamai Jenang Armina. Nama terakhir itu kini mulai dikenal masyarakat dan sudah punya pangsa pasar yang luas.

“Saya berharap semoga usaha ini kedepannya bisa semakin berkembang, supaya bisa membuka outlet atau toko yang dekat jalan raya dan bisa membantu orang dengan mempekerjakan,” tukasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 7 - Sejarah Kereta Api Pertama di Indonesia dan Reaktivasi Jalur Semarang-Lasem

Tinggalkan Balasan

30,414FansSuka
14,922PengikutMengikuti
4,321PengikutMengikuti
52,135PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler