31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Bakti Sosial ke Warga Terdampak Covid-19, Cara Pelajar Kota Semarang Tolak Demo Anarkis

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pelajar SMAN 3 dan SMAN 5 Semarang menggelar aksi cinta damai serta menolak demo anarkis di halaman sekolah masing-masing, Senin (19/10/2020). Aksi tersebut juga dibarengi dengan bakti sosial kepada pelajar kurang mampu dan warga sekitar yang terdampak Covid-19.

Ketua OSIS SMAN 3 Semarang, Latifatul Chairiyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari siswa yang digagas oleh pengurus OSIS dan MPK SMAN 3 Semarang. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa demo-demo yang marak di Kota Semarang saat ini kurang tepat sasaran apabila melibatkan pelajar SMA.

Pelajar SMAN 3 Semarang menggelar deklarasi cinta damai dan tolak demo anarkis. Foto: Ist.

“Kami pelajar yang sadar akan hal tersebut salah, kemudian membuat gebrakan untuk mengenalkan siswa-siswi SMAN 3 Semarang bahwa menyampaikan pendapat itu yang demokratis, benar, dan tidak anarkis seperti yang marak seperti saat ini,” katanya.

-Advertisement-

Baca juga: Deklarasi Tolak Demo Anarkis, Ganjar Tegaskan Buka Ruang Aspirasi UU Cipta Kerja

Latifatul juga berharap, para pelajar harus lebih bijak lagi dalam memilih platform untuk menyampaikan pendapat. Apalagi pelajar SMA masih di bawah lindungan dan naungan dari Komisi Perlindungan Anak, sehingga harus lebih hati-hati.

“Demo saat ini belum menjadi kewajiban dari siswa-siswi SMA. Kita masih memiliki banyak tempat untuk menyalurkan aspirasi, seperti melalui esai atau blog.  Demo itu sendiri juga selain tidak boleh juga berbahaya bagi siswa-siswi SMA,” katanya.

Kepala Sekolah SMA 3 Semarang, Winarto, mendukung aksi yang diinisiasi oleh pelajar tersebut. Menurutnya, kegiatan itu terjadi karena mereka melihat kondisi di mana ada pelajar yang ikut demo beberapa waktu lalu. Kegiatan ini selain mengantisipasi pelajar terlibat demo juga peduli kepada orang-orang yang terdampak Covid-19.

“Kami hanya memfasilitasi tempat, semua dari anak-anak. Demo bagi pelajar itu belum saatnya dan masih ada cara yang lebih bagus untuk menyampaikan aspirasi. Mereka ini luar biasa dan saya berharap sekolah lain mempunyai semangat yang sama. Ternyata anak-anak ini juga punya data orang-orang terdampak Covid-19 yang memerlukan bantuan,” katanya.

Baca juga: Pelajar Ikut Aksi Tolak Omnibus Law, Ganjar Minta Kepsek dan Ortu Ajak Bicara Siswa

Di tempat terpisah, Ketua OSIS SMAN 5 Semarang, Muhammad Raffly Adrian P mengatakan, kegiatan yang digelar di halaman sekolah itu dilakukan untuk menghindari aksi atau demo yang anarkis. Ia menyebut sebagai pelajar boleh kritis tetapi tidak anarkis.

“Hari ini kami mengadakan bakti sosial untuk warga yang kurang mampu, di sini kami berniat baik karena kami juga menghindari demo yang anarkis. Kami juga peduli sesama warga SMALA,” kata Raffly.

“Kami juga melakukan deklarasi cinta damai yang isinya pelajar kritis bukan anarkis, pelajar berintegritas bukan serba bebas, pelajar peduli sesama, dan pelajar mempunyai nilai atau berkarakter Pancasila,” lanjut Raffly.

Kepala Sekolah SMAN 5 Semarang, Siswanto mengatakan, aksi dari para pelajar itu sangat luar biasa. Selain bakti sosial, mereka juga mendeklarasikan diri sebagai pelajar yang memang tidak suka terlibat dengan demo yang anarkis.

“Mereka meminta izin ke sekolah untuk melakukan aksi bakti sosial dan mereka buktikan. Semoga mereka menginspirasi pelajar lain untuk tidak terlibat tindakan atau kegiatan yang tidak bermanfaat,” tuntasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER