BETANEWS.ID, PATI – Sejumlah mobil tampak berbaris di halaman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bakti Utama, Pati. Mobil-mobil tersebut berbaris sesuai nomor urut yang tertempel di kaca bagian depan. Tak lama, mobil itu berjalan menuju panggung yang tertulis Wisuda Drive Thru STIKES Bakti Utama Pati ke-13. Pintu mobil dibuka, dan seorang perempuan keluar untuk naik ke panggung menerima ijazah.
Ketua STIKES Bakti Utama, Irfana Tri Wijayanti (37), terlihat menyerahkan ijazah kepada wisudawati di sana. Setelah acara, perempuan yang akrab disapa Irfana itu berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang wisuda ke-13 tersebut.

Baca juga : Wisuda Drive Thru ala UMK, Ada yang Pakai Sepeda Balap
Katanya, wisuda dilaksanakan dengan cara drive thru karena ada pandemi Covid-19. Pada wisuda kali ini, pihaknya meluluskan 23 mahasiswa Diploma III (D3). Dirinya berharap, lulusan STIKES Bakti Utama bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapat dan bisa bermanfaat.
“Selain itu, kami juga berharap mereka bisa berkompetisi dengan alumni-alumni yang lain. Karena alumni di sini sudah kita bekali keterampilan. Di antaranya terapi ibu hamil dan kecantikan,” jelasnya, Kamis (3/9/2020).
Irfana juga membeberkan, jika acara wisuda tersebut berjalan dengan baik sesuai rencana. Meski ada kendala dalam persiapan, tetapi masih bisa diatasi panitia. Sehingga acara berjalan dengan lancar.
“Tanpa mengurangi rasa khidmat, kami melaksanakan wisuda dengan menjalankan protokol lesehatan. Pasti ada kendala, tetapi masih bisa diatasi oleh panitia dan bisa berjalan sesuai rencana,” kata perempuan yang masih mengenakan toga dan masker itu.
Baca juga : Wisuda Oktober Mendatang, Diperkirakan UMK Masih Gunakan Sistem Drive Thru
Wisuda daring tersebut digelar mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Selain penyerahan ijazah, pihaknya juga menyerahkan plakat bagi tiga wisudawati terbaik. Kemudian pada pukul 13.00 WIB dilanjutkan dengan acara pengambilan sumpah dan janji ahli madya kebidanan.
“Pengambilan sumpah dan janji ini memang bagian dari rangkaian kegiatan wisuda. Nanti hanya perwakilan saja dua orang dari dua agama, yaitu Kristen dan Islam. Dan diikuti wisudawati yang lain melalui daring,” terangnya.
Editor : Kholistiono

