31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Mia Terharu saat Mengikuti Prosesi Pengambilan Sumpah Profesi Kebidanan

BETANEWS.ID, PATI – Seorang perempuan mengenakan jilbab putih dan pakaian serba putih terlihat duduk di Ruang E2 STIKES Bakti Utama Pati. Saat dipanggil untuk maju sebagai perwakilan dalam prosesi pengambilan sumpah dan janji ahli madya kebidanan, dia mulai berdiri dan diikuti rohaniawan di belakangnya.

Perempuan itu bernama Tsuwaibatul Aslamiyyah (21), lulusan D3 Stikes Bakti Utama Pati yang baru saja diwisuda. Mia begitu akrab disapa, mengaku terharu saat pengambilan sumpah. Dia merasa mengemban amanat dengan ilmu yang sudah ia dapat.

Penandatanganan berita acara usai pengambilan sumpah profesi kebidanan. Foto: Ahmad Rosyidi

Baca juga : STIKES Bakti Utama Pati Gelar Wisuda Drive Thru

-Advertisement-

“Ini tadi saya perwakilan dari Agama Islam. Saya merasa terharu saat disumpah tadi. Karena saya harus mengemban amanat dari ilmu dan gelar yang saya dapat. Rasa senang pasti ada, tetapi lebih pada rasa haru karena bersumpah di hadapan Tuhan,” jelasnya.

Sama halnya dengan Ellena Nila Adellia (21), perwakilan dari Agama Kristen. Dia juga merasakan hal yang sama. Menurutnya, sumpah tersebut tidak hanya disaksikan manusia tetapi Tuhan juga. Dia juga merasa grogi saat rohaniawan datang.

“Sumpahnya tadi kan ada rohaniawan dan kitab suci juga. Jadi ya grogi dan seperti sakral gitu. Semoga saya bisa mengemban amanah dengan ilmu yang saya miliki,” katanya, Kamis, (3/9/2020).

Dalam waktu dekat ini, Ellen belum berencana bekerja sebagai bidan. Karena dirinya diterima bekerja di Kampus STIKES Bakti Utama Pati.

“Sementara ini belum berencana bekerja sebagai bidan. Saya fokus dulu dengan apa yang bisa saya lakukan saat ini. Dan sekarang saya mulai bekerja di sini,” terangnya.

Baca juga : Sempat Tidak Tertarik jadi Bidan, Heni Malah Jadi Lulusan Terbaik

Sementara itu, Ninik Hermiati, Ketua Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pati mengatakan, lulusan kebidanan setelah disumpah harus bertanggung jawab atas profesinya. Untuk melayani masyarakat dengan benar dan berkualitas, serta bertanggung jawab kepada Tuhan.

“Harapan kami semua lulusan kebidanan D3 bisa melanjutkan ke S1 kebidanan. Jangan berhenti pada sarjana D3. Kerena menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan, semua bidan harus lulus S1 profesi kebidanan,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER