31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Flyover Ganefo Mranggen Dianggarkan Rp 109 M, Ganjar: ‘Tolong Terapkan Padat Karya’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pembangunan flyover Ganefo Mranggen ruas Semarang-Godong di Kabupaten Demak akan dimulai tahun ini. Proyek senilai Rp 109 miliar itu akan dikerjakan PT Brantas Abipraya Persero bekerjasama dengan PT Heroni Karya Semesta.

Ganjar mewanti-wanti proyek tersebut dikerjakan dengan baik. Pembangunan harus selesai tepat waktu dengan kualitas yang dijaga.

“Integritasnya harus dijaga. Jangan dikorup. Kami akan mengawasi ini,” tegasnya dalam penandatanganan kontrak antara Pemprov Jateng dengan pelaksana proyek di Kantor Pemprov Jateng, Selasa (29/9/2020).

-Advertisement-

Ganjar juga meminta masyarakat dilibatkan dalam pengerjaan proyek dengan sistem padat karya.

“Saya titipkan, seoptimal mungkin tolong ajak masyarakat sehingga bisa bekerja padat karya. Ini kan nilainya cukup besar, totalnya Rp109 miliar. Menurut saya, kalau bagian-bagian pekerjaan kecil bisa dishare pada masyarakat, ajaklah mereka bekerja di sana. Cara ini akan membantu mereka semangat, bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan. Maka, spirit gotong royongnya akan tumbuh,” ucapnya.

Soal Pembebasan Lahan Tol Solo-Jogja, Pemprov: ‘Jangan Tergiur Harga Tinggi dari Spekulan’

Ganjar juga meminta pelaksana proyek mempertimbangkan cuaca yang sudah memasuki musim penghujan. Selain itu, traffic manajemen diminta diperhitungkan sedetail mungkin, agar pembangunan proyek tidak menimbulkan kemacetan panjang.

“Soal cuaca dan antisipasi kemacetan ini, harus dipertimbangkan mulai sekarang. Tentu kami akan membantu melakukan pengawasan, agar pekerjaan berjalan lancar dan lalulintas tidak terlalu terganggu,” pungkasnya.

Di sisi lain, Bupati Demak, M Natsir mengatakan, flyover Ganefo akan membantu memperlancar arus ekonomi Demak. Sebab selama ini, kemacetan yang sering ditimbulkan selalu menjadi persoalan.

“Kami mendukung penuh. Bukti dukungan masyarakat Demak adalah dengan penyelesaian pembebasan lahan yang tidak ada sebulan,” pungkasnya.

Baca juga: Pengerjaan Seksi II Tol Semarang-Demak Ditarget Selesai 2021

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jateng, Hanung Triyono mengatakan, proyek ini dikerjakan multiyears dan akan selesai pada 2022. Namun, pihaknya akan melakukan percepatan dan ditargetkan proyek selesai pada 2021.

“Kami targetkan adanya percepatan, dan bisa selesai di 2020,” ucapnya.

Hanung menjelaskan, nantinya flyover Ganefo Mranggen akan dibuat melintas di atas perlintasan kereta api sepanjang 700 meter. Lebar dari flyover Ganefo Mranggen menurut Hanung adalah sembilan meter.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER