BETANEWS.ID, KUDUS – Dua orang pria terlihat menurunkan tabung oksigen di sebuah rumah yang berada di Desa Tanjung Karang RT 5 RW 5, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Di dekat mereka, tampak seorang pria mengenakan kaus oblong warna merah sedang memperhatikan, sekaligus sesekali memberi arahan. Pria itu adalah Yonathan Raga Bagas Putra (27) pemilik CV Magdalena.
Di sela aktifitasnya tersebut, pria yang akrab disapa Raga itu berbagi kisah tentang usahanya. Dia mengatakan, CV Magdalena adalah sebuah usaha penjualan okesigen khusus kesehatan, sekaligus penyewaan tabungnya. Menurutnya, usaha tersebut dirintis oleh ayahnya pada 2014, di sela kesibukannya bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Kota Kretek.

“Karena bapakku dulu seorang perawat itulah, beliau tahu bahwa proses untuk membeli oksigen kesehatan untuk perorangan itu sangat ribet. Apalagi untuk pasien rawat jalan. Mau beli dari pabrik, kalau pembelian sedikit tidak dilayani. Dari situlah ayah saya kemudian merintis usaha penjualan oksigen untuk kesehatan,” ujar Raga kepada Betanews.id, Selasa (25/8/2020).
Baca juga: Mesin Pengolah Garam Ciptaan Pak Simin Siap Bersaing dengan Buatan Pabrik
Pria yang memegang usaha CV Magdalena sejak 2015 itu menuturkan, proses pembelian oksigen dan sewa tabung di CV Magdalena prosesnya sangat simpel dan tidak ribet. Kalau sudah punya tabung, pembeli tinggal bayar saja. Sedangkan yang belum punya tabung, pembeli tersebut bisa sekalian sewa tabung. Untuk sewa tabung oksigen syaratnya hanya ninggalin foto kopi KTP.
“Itu syarat untuk warga Kudus. kalau warga di luar Kudus syaratnya penyewa cukup ninggal KTP aslinya. Ya semacam pengenalan saja. Selain simpel harga oksigen dan sewa tabung di CV Magdalena juga lebih murah. Jadi lebih hemat untuk mereka yang sakit,” ungkap pria yang baru melepas masa lajangnya beberapa bulan yang lalu tersebut.
Untuk harga, lanjutnya, dia menjual oksigen dengan harga Rp 115 ribu untuk tabung besar, dan Rp 40 ribu untuk oksigen tabung ukuran kecil. Sedangkan untuk sewa tabung dibanderol sama yakni Rp 150 ribu per tabung. Selain itu, ia juga sekaligus melayani jasa pengantaran sampai rumah pelanggan.
“Jasa pengantaran memang kami sediakan. Sebagai antisipasi, jika orang yang sakit itu keluarganya sibuk semua. Mereka tinggal telpon, kami antar oksigen sampai rumahnya,” jelasnya.
Baca juga: Mif Jahit dan Servis Terpal Punya Omzet Capai Rp 1 Juta per Hari
Dia menuturkan, selama ini pembeli oksigen dan sewa tabung lumayan banyak. Selain orang Kudus juga ada yang dari Pati, Jepara, Demak, serta Purwodadi. Kalau dikalkulasi, tuturnya ia bisa menjual oksigen dan menyewakan tabung sekitar 250 tabung per bulan.
“Pembeli itu, selain orang sakit juga ada beberapa pemilik usaha penjualan ikan,” bebernya.
Dia berharap usahanya semakin berkembang dan maju. Selalu jadi kepercayaan orang-orang yang membutuhkan oksigen. Serta semoga rencana untuk buka cabang segera terlaksana dan tanpa rintangan.
“Rencana dalam waktu dekat CV Magdalena buka cabang di Pati dan Jepara. Tujuannya agar para pelanggan di kedua daerah itu bisa lebih dekat. Bisa lebih hemat ongkos kirim serta pengambilan dan pengiriman lebih cepat,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

