31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Mesin Pengolah Garam Ciptaan Pak Simin Siap Bersaing dengan Buatan Pabrik

BETANEWS.ID, PATI – Debu sekitar jalan pantura Batangan-Pati berterbangan setiap kali berbagai kendaraan lewat, sore itu. Debu-debu itu kemudian melayang mengotori bangunan-bangunan yang berada di seberang jalan.  Tak terkecuali sebuah bengkel mesin yang terletak di utara jalan raya Desa Bumimulyo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati.

Bengkel yang diapit oleh jalan besar dan area pertambakan tersebut terlihat sederhana. Bangunannya terbuat dari anyaman kayu dan rangka besi. Sehingga sejumlah aktivitas dan suara mesinnya bisa diintip sekaligus didengarkan oleh siapa saja yang mendekat.

Beberapa karyawan sedang mencoba Mesin Pengolah Garam di Bengkel Langgeng Karya. Foto: Titis Widjayanti.

Bengkel tersebut dimiliki Simin, warga Desa Gajahkumpul, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Ia merintis bengkel pembuatan mesin pengolah garam ciptaannya sendiri dengan merek ‘Karya Langgeng’ sejak 1995.

-Advertisement-

Saat ditemui, ia menjelaskan, sebelum membuka bengkel sendiri, ia terlebih dulu bekerja di bengkel pembuat mesin pengolah garam yang berada di Surabaya selama tiga bulan.

“Saat ini punya pelanggan tetap dari pabrik-pabrik garam di hampir seluruh pesisir utara Jawa dan Madura. Soal kualitas, saya jamin bisa bersaing dengan bikinan pabrik. Di rumah juga ada bengkelnya. Jadi ada dua,” ungkap Simin, Kamis (26/3/2020),

Selain memproduksi alat seperti mesin pengangkat garam, oven atau rotery dryer hingga alat pencetak garam kasar dan halus, pihaknya juga memiliki layanan spesial untuk pelanggan, yakni pengecekan dan pelatihan langsung perihal pengoperasian mesin selama kurang lebih satu bulan.

Baca juga: Bisnis Rebana Sunarwi Punya Pelanggan Hingga Luar Jawa

“Jika ada masalah yang mesinnya beli dari saya, ya saya bertanggungjawab buat kasih pelatihan penggunaannya. Jadi biasanya saya ke pabrik pelanggan bersama dua karyawan yang nanti saya tinggal selama seminggu buat ngelatih pengoperasian. Seperti itu terus setiap ada yang pesen dari sini,” papar Simin yang sekarang punya delapan karyawan ini.

Terkait harga, dia menjelaskan, mesin berbahan galvanis harganya mulai Rp 85 juta. Sedangkan yang berbahan baja anti karat atau stainless steel mulai Rp 100 juta.

Baca juga: Kualitas dan Harga Murah, Kunci Noto Mebel Bisa Bertahan Lebih 20 Tahun

“Sudah banyak yang tahu produk saya. Sekarang juga punya pelanggan dan masih lancar pesan. Untuk pesanan, kebanyakan dari bahan galvanis,” pungkas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER