31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Alhamdulillah, Relawan Pemakaman Covid-19 Dapat Apresiasi Rp 10 Juta dari Pemkab Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus memberikan apresiasi kepada relawan yang memakamkan pasien Covid-19. Relawan yang bisanya dikenal dengan nama Cekatil Link tersebut merupakan bentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus. Apresiasi yang diberikan berupa pemberian uang sebesar Rp 10 juta.

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo menuturkan, tim Cekatil Link merupakan sosok pahlawan masyarakat Kudus. Menurutnya, banyak jenazah Covid-19 yang sudah dibantu proses pemakamannya. Bukan hanya warga Kudus saja, pemakaman juga dilakukan hingga ke Kabupaten Pati, Jepara dan Demak.

Hartopo saat menyerahkan bantuan untuk relawan pemakaman Covid-19 kepada Kepala BPBD Kudus, Budi Waluyo, di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (1/9/2020). Foto: Ist.

“Bagi saya mereka itu pejuang. Mereka tidak merasa lelah bahkan sambat. Bahkan bantuan ini tidak akan pernah sebanding dengan pengabdian mereka,” tuturnya saat menyerahkan bantuan kepada Kepala BPBD Kudus, Budi Waluyo, di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (1/9/2020).

-Advertisement-

Hartopo menilai, Cekatil Link merupakan garda terakhir dalam penanganan Covid-19. Perannya sangat vital dalam tugas memakamkan pasien Covid-19. Hingga saat ini, tujuh rumah sakit rujukan Covid-19 di Kudus pun sering meminta bantuan mereka.

“Mereka itu justru sangat vital. Banyak rumah sakit yang meminta tolong kepada mereka,” jelasnya.

Baca juga: Bantu Pemakaman Pasien Covid-19, RS Mardi Rahayu Beri Penghargaan Tim Cekatil Link

Sementara itu, Kepala BPBD Kudus, Budi Waluyo mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Kudus kepada Cekatil Link. Menurutnya, penghargaan berupa uang Rp 10 juta tersebut akan diberikan kepada relawan Cekatil Link berjumlah 10 orang.

“Tadi saya yang mewakilkan di sana (kegiatan penerimaan bantuan). Ini nanti langsung saya berikan ke rekan-rekan setiap orang Rp 1 juta,” tuturnya.

Menurut Budi, penghargaan tersebut diberikan kepada relawan yang selama ini melakukan pemakaman Covid-19. Hingga bulan Agustus 2020, sudah ada 200 jenazah yang dikebumikan.

“Mulainya (pemakaman jenazah) itu bulan April sejumlah tiga orang. Mei tujuh orang, Juni 26 orang, Juli Ini paling banyak lebih dari 106 orang. Dan Agustus banyak namun di bawah Juli,” jelasnya.

Baca juga: Hartopo Soal Sanksi Protokol Kesehatan: ‘Tidak Mau Didenda Akan Dijemput Polisi’

Dia juga memberitahukan, nantinya relawan tersebut juga akan mendapatkan insentif dari Pemerintah Kabupaten Kudus sejumlah Rp 75 ribu. Dana insentif tersebut akan diberikan kepada setiap orang saban kegiatan pemakaman.

“Kalau bantuan Rp 10 juta itu kan partisipasi dari ASN (Aparatur Sipil Negara). Ini nanti yang Rp 75 ribu dari Dana TT (Tidak Terduga),” tuturnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya sudah mengirimkan Rancangan Kegiatan Belanja (RKB) kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) mengenai usulan dana insentif tersebut.

“Jadi (dana insentif) nanti mulai dihitungnya dari tanggal 12 Juli 2020. Itu pun maksimal 12 orang saja dari 20 orang relawan. Kita pakainya asas kepatutan,” tukasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER