31 C
Kudus
Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Ekonomi Agar Untung Berlipat-Lipat,...

Agar Untung Berlipat-Lipat, Ini Tips Sukses Tanam Kencur dari Ahlinya

BETANEWS.ID, KUDUS – Cuaca di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus begitu terik, Senin (14/9/2020) siang itu. Namun, panas tersebut seolah tak memupus semangat beberapa orang paruh baya yang sedang sibuk bekerja di ladang. Mereka terdiri dari tujuh orang, tiga orang pria tampak mecangkuli tanah, kemudian tiga perempuan dengan cekatan menaruh bibit kencur di tanah yang dicangkul tersebut.

Mandor tanam kencur, Supriyono (33) mengatakan, dalam menanam kencur, ada tahapan-tahapan tertentu yang harus dilakukan, agar dapat hasil panen yang diinginkan.

Para petani sedang menanam kencur di sebuah lahan di Desa Dersalam, Kecamatan Bae. Foto: Rabu Sipan.

“Mulai dari pengolahan tanah, pemilihan benih, hingga perawatan harus dilakukan secara benar. Tujuannya, agar tanaman kencur tidak mudah terserang hama dan dapat hasil panen maksimal,” beber pria yang akrab disapa Yono itu.

Baca juga: Bibit 1 Ton Hasilnya 5 Ton, Tanam Kencur Jadi Idola Karena Perawatan Mudah

Warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu kemudian menjelaskan tahapan-tahapan penanaman kencur. Ia mengatakan, lahan yang akan ditanami kencur, terlebih dulu dibajak pakai mesin. Usai dibajak, lahan tersebut kemudian dicangkuli, dan dipetak-petak dengan ukuran 2×7 meter. Antar petak ada pemisah seperti parit kecil sekaligus berfungsi sebagai pengetus air hujan.

Menurutnya, pengetus itu sangat penting agar saat ada hujan, tidak terjadi genangan. Sebab kata dia, kencur merupakan tanaman yang tidak butuh banyak air, kalau kebanyakan air dikhawatirkan membusuk.

“Setelah jadi petakan, kemudian ditaburi pupuk kandang secara merata. Kemudian baru proses penanaman bibit kencur,” ujarnya.

Pria yang sudah sekitar 15 tahun menekuni tanam kencur itu menambahkan, proses penanaman kencur memang lebih banyak menggunakan cangkul. Tanah yang ditabur pupuk kandang itu kemudian dicangkuli, dengan jarak sekitar 10 sentimeter. Serta jarak benih satu dengan benih kencur lainnya sekitar lima sentimeter. Setelah ditanam kemudian diuruk tanah lagi.

Baca juga: Meski Pernah Rugi Puluhan Juta, Priyo Tak Patah Semangat jadi Penebas Kencur

Kemudian, tambahnya, atas tanahnya itu lalu ditaburi pupuk lagi. Namun, yang ditaburkan kali ini bukan pupuk kandang, tapi pupuk pabrik. Tujuannya biar cepat tumbuh subur dan cepat panen.

“Untuk menyelesaikan proses penanaman kencur di lahan 2.800 meter persegi, biasanya butuh waktu sekitar empat hari. Dengan jam kerja mulai pukul 06.00 WIB sampai 11.00 WIB. Dengan total tenaga tiga pasang,” rincinya.

Lebih lanjut, tuturnya, perawatan tanaman kencur juga tidak terlalu ribet. Selama masa tanam sekitar enam bulan, kencur hanya butuh pemupukan sekali di bulan ketiga. Selain itu juga ada penyemprotan pestisida. Menurutnya, penyemprotan pestisida itu hanya tiga kali sampai panen.

“Penyemprotan pestisida masih tetap dibutuhkan untuk mencegah hama wereng. Sebab musuh utama tanaman kencur adalah wereng. Kalau terkena hama wereng, bisa-bisa terancam gagal panen,” ungkapnya.

Baca juga: Agar Bisa Panen Lebih Awal, Ayah Maskur Pilih Sewa Pohon Mangga Tahunan

Yang tidak kalah penting, lanjut Yono, lahan yang ditanami kencur harus secara berkala dibersihkan dari rumput. Tujuannya agar tanaman kencur bisa subur dan menyerap protein kandungan tanah secara maksimal. Sehingga, kencurnya tumbuh dengan bagus dan hasilnya bisa melimpah dan besar.

Dia mencontohkan, untuk lahan 2.800 meter persegi, benih kencur yang dibutuhkan sekitar satu ton, dengan harga Rp 30 ribu per kilogram. Satu ton benih yang ditanam nanti bisa jadi empat ton. Harga jual kencur sewaktu panen, biasanya Rp 35 ribu per kilogram.

“Jadi tanam kencur itu memang sangat untung. Dari harga benih ke harga panen sudah ada kenaikan. Kemudian benih yang ditanam juga meningkat empat sampai lima kali lipat. Intinya, harga jualnya tinggi, perawatan simpel, dan biaya perawatan bisa dikatakan sangat terjangkau,” tukasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,295PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Nekat Jual Motor untuk Modal, Lastri Kini Sukses Jual Semangka yang Laku 3,5 Ton Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan Babalan-Prawoto, tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, tampak dua orang sedang menaikkan semangka ke...

Penampilan Makin Cantik dengan Busana yang Selalu Ikut Tren di Klamby.clo

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pengunjung terlihat sedang memilih-milih pakaian di sebuah toko, Kamis (15/10/2020). Dengan dibantu seorang wanita muda berhijab hijau, mereka...

Beli Produk 104 Toko Online di UKM Virtual Expo Semuanya Gratis Ongkir

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 104 toko online di Jawa Tengah mengikuti pameran produk UMKM secara virtual bertajuk UKM Virtual Expo. Acara yang...

Banyak Pesanan Pelat Motor LED, Omzet Omah Letter Bisa Rp 4 Juta Sehari

BETANEWS.ID, DEMAK - Puluhan pelat nomor terpasang di sebuah papan yang berada di tepi Jalan Raya Demak-Kudus, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Demak....

Ini Tips Memilih Semangka yang Matang Agar Tak Menyesal Saat Sampai Rumah

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang pembeli terlihat sedang memilih semangka di sebuah lapak yang berada di tepi jalan Babalan-Prawoto masuk Desa Kalirejo,...

Gapoktan Desa Gondoharum Minta Tambahan Jalan yang Belum Terealisasi Saat TMMD

BETANEWS.ID, KUDUS – Dandim 0722 Kudus, Letkol Kav Indarto terlihat sedang menandatangi sebuah naskah di Pendapa Kabupaten Kudus. Dengan didampingi Plt Bupati...

Peringatan Hari Santri di Jateng Digelar Virtual, Ini Lomba yang Bisa Diikuti Santri

BETANEWS.ID, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Jawa Tengah akan diselenggarakan secara...