BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kudus, terlihat sedang menatap layar monitor di depannya. Dia adalah Ikhlashul Amal (16), peserta pelatihan Web Desain yang diselenggarakan Dinas tersebut. Setelah mempraktikkan materi yang diberikan narasumber, Ikhlas berbagi cerita kepada betanews.id tentang rencananya.
Setelah bisa membuat website sendiri, dia ingin membantu pekerjaan orang tuanya. Kebetulan orang tuanya bergerak di bidang pemasaran, dan dia ingin membuatkan website untuk orang tuanya.
Baca juga : Gratis untuk Umum, Perpusda Kudus Kembali Gelar Pelatihan Web Desain
“Kalau sudah bisa, rencana ingin membantu orang tua saya. Mungkin dalam waktu dekat ini ingin membuat web pribadi. Nanti saya isi karya-karya saya, bisa berbagi pengalaman atau apa nanti,” ujarnya.
Awalnya, siswa SMAN 1 Kudus itu ikut belajar di Ruang Guru. Kemudian mendapat informasi ada pelatihan tersebut. Karena tertarik jadi dia mengikuti pelatihan itu.
Menurutnya, belajar website memang tidak mudah. Tetapi dia yakin jika dipelajari pasti bisa. “Tidak mudah sih, tapi saya yakin bisa,” jelas warga Desa Brantak Sekarjati, RT 08 RW 02, Kecamatan Welahan, Jepara itu.
Kasi Pengelola Pustaka, Ninik Mustikawati (41) juga menambahkan, jika kelas tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan skill di bidang teknologi informasi. Dengan demikian, akan berdampak pada pengembangan potensi peserta dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga : Perpusda Kudus Buka Layanan Inklusi Sosial Berbasis Online
“Kelas ini memang bertujuan intuk meningkatkan skill masyarakat. Dengan skil yang meningkat, harapan kami juga akan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat,” terangnya, Sabtu (15/8/2020).
Nantinya, setelah angkatan pertama selesai, pihaknya akan melakukan evaluasi. Hal tersebut berguna untuk melakukan perbaikan dalam proses pelaksanaan.
Editor : Kholistiono

