31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Terminal Bakalankrapyak Masih Tutup, Bus Peziarah Parkir di Lapangan Bola

BETANEWS.ID, KUDUS – Terminal wisata Bakalankrapyak hingga Jumat (21/8/2020) pagi masih belum dibuka. Terlihat kondisi terminal masih lengang dan setiap jalan masuk masih ditutup dengan water barrier. Terminal yang biasa digunakan untuk memarkirkan bus peziarah Sunan Kudus tersebut harus ditutup seiring adanya wabah Covid-19.

Namun, di sisi barat terminal, terlihat tiga bus pariwisata sedang memarkirkan kendaraannya. Bus tersebut berasal dari luar Kudus dengan kode nomor polisi W, E dan A. Sejumlah peziarah dan pedagang asongan pun tampak mengerumuni bus tersebut. Ada pula peziarah yang baru datang dari Makam Sunan Kudus dengan di antar tukang ojek dan becak.

Menurut Ilham, salah satu sopir bus mengaku dirinya sempat kebingungan mencari tempat parkir saat rombongannya akan berziarah ke Makam Sunan Kudus. Namun setelah sampai di sekitar Terminal Bakalan Krapayak, beruntung ada warga yang mengarahkan untuk parkir di lapangan bola, persis di barat terminal.

Terminal Bakalankrapyak masih tutup. Foto: Imam Arwindra

Baca juga : Sepi Peziarah, Pedagang di Kawasan Menara Kudus Sambat Omzet Turun Drastis

“Akhirnya saya di arahkan ke sini (lapangan bola). Tadi saya sempat bingung,” tuturnya saat ditemui di sela-sela menunggu rombongan kembali dari Makam Sunan Kudus, Jumat (21/8/2020).

Ilham mengaku heran, saat berkunjung ke Makam Sunan Muria, parkir kendaraan di terminal sudah dibuka normal kembali. Namun saat akan berziarah ke Makam Sunan Kudus, terminalnya masih tutup. Padahal Makam Sunan Muria dan Sunan Kudus sama-sama berada di Kabupaten Kudus.

“Saya itu sempat menginap di sana (Terminal Makam Sunan Muria). Ini rute terakhir. Di Sunan Muria terminal sudah dibuka. Tapi kenapa saat sampai Sunan Kudus terminalnya belum dibuka, padahal satu kabupaten,” tuturnya yang membawa rombongan sejumlah 60 orang.

Dirinya berharap, agar Terminal Bakalankrapyak segera dibuka. Menurut Ilham, dia mengaku beruntung saat datang ke Kudus cuaca cerah. Menurutnya, ketika hujan, lapangan yang digunakan untuk parkir tentu akan menyulitkan.

“Ya saya berharap terminal segera dibuka agar lebih aman. Karena peziarah mulai banyak yang datang. Terpenting, kalau terminal dibuka kan bisa ikut SOP protokol kesehatannya,” jelasnya yang membawa rombongan berziarah ke makam wali di Cirebon, Demak dan Kudus.

Selanjutnya, pedagang asongan Terminal Bakalankrapyak Yanto menuturkan, Terminal Bakalankrapyak ditutup sejak enam bulan yang lalu. Menurutnya dengan tutupnya terminal, selain akan membingungkan supir bus peziarah, secara ekonomi juga akan berdampak pada pedagang dan tukang ojek.

“Kami mohon untuk pemerintah segera dibuka. Ini kan masih Muharram. Jadi peziarah akan banyak yang datang. Biar kami bisa mencari uang” tuturnya.

Yanto memberitahukan, bus yang parkir di lapangan bola Desa Bakalankrapayak, Kecamatan Kaliwungu, Kudus sudah terjadi sekitar dua pekan yang lalu. Menurutnya, untuk hari ini hingga pukul 11.00 sudah ada sekitar 10 bus peziarah yang parkir.

“Sekitar 10 lebih ada tadi. Namun belum ada kalau 20 an (bus),” jelasnya yang berjualan pernak penik.

Sementara itu, Plt Bupati Kudus HM Hartopo menuturkan, pihaknya mengaku sudah melakukan simulasi pembukaan Terminal Bakalankrapayak. Namun saat ini rencananya akan dibuka untuk internal Kudus dahulu. Untuk peziarah dari luar wilayah Kudus harus daftar dulu di sistem pendaftaran online di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus.

Baca juga : Simulasi New Normal, Makam Sunan Muria Dibuka Hanya untuk Peziarah Lokal

“Saya suruh daftar secara online dulu nanti di Pariwisata. Nanti diakomodir berapa orang, berapa bus. Nanti bisa jalan,” tuturnya.

Menurutnya, perintah untuk membuat sistem pendaftaran secara daring sudah disampaikan ke dinas terkait. Namun hingga sampai sekarang belum ada laporan.
“Nunggu dari dinas pariwisata. Nanti pariwisata yang buat,” terangnya.

Mengenai tentang adanya parkir liar di luar Terminal Bakalankrapayak, menurutnya hal tersebut tidak diperbolehkan. Pihaknya akan meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus untuk memberikan teguran.”Nanti kita evaluasi dulu,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER