31 C
Kudus
Kamis, Oktober 22, 2020
Beranda Wisata Sensasi Kamping di...

Sensasi Kamping di Bukit Puser Angin, Menikmati Senja dari Balik Tenda

BETANEWS.ID, KUDUS – Sang mentari pagi seolah malu menampakan keindahan langit Bukit Puser Angin, Dukuh Karang Subur, Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kudus. Di atas bukit yang pemandangannya bak di Raja Ampat Papua, pagi itu terlihat belasan tenda dom.

Di antara tenda beraneka warna tersebut, terlihat beberapa orang menikmati segarnya udara dan indahnya pemandangan alam sekitar. Satu di antara mereka yakni Indra Jaya Kusuma (20) yang menikmati malam Minggu dengan kamping di Bukit Puser Angin.

Bersama rekannya, pria yang akrab disapa Indra itu sedang menikmati kopi yang diseduh menggunakan kompor portabel. Beberapa sahabatnya tampak ada yang menyantap mi instan untuk sarapan pagi. Di sela menikmati kopi dia mengaku, bersama 10 temannya baru pertama kali bermalam di Bukit Puser Angin.

Bukit Puser Angin kini banyak warga yang kamping di tempat tersebut. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Pesona Keindahan Alam Bak Raja Ampat, Bukit Puser Angin Diserbu Wisatawan

Menurut pria warga Pakis Aji, Jepara itu, kamping di Bukit Puser Angin Kudus sangat mengasyikkan. Pemandangan alam pada pagi harinya indah. Bersama mentari, para pelaku kamping bisa melihat indahnya biru air Bendungan Logung. Saat malam, bersama teman bisa melihat indahnya Kota Kretek dari ketinggian.

“Semalam kami bernyanyi – nyanyi bareng, sambil menikmati indah Kota Kudus dari ketinggian. Viewnya benar – benar indah,” ujar Indra kepada betanews.id, Minggu (9/8/2020).

Hal yang sama juga diungkap oleh Khalimatul Khasanah (20). Perempuan yang berasal dari Bangsri, Jepara itu menuturkan, bersama sembilan rekannya memutuskan kamping di Bukit Puser Angin Kudus sebab penasaran dengan keindahan alamnya yang viral di media sosial. Dia mengaku, rombongan mereka datang pada Sabtu pukul 16.00 WIB, sehingga bisa menikmati indahnya sunset.

“Pemandangan alam di Bukit Puser Angin memang sangat indah. Namun, menurut saya, akan lebih puas lagi kalau kita datang di sore hari, sebab kita bisa menikmati indahnya detik – detik Sang Surya tenggelam,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, view foto yang ada juga sangat bagus dan indah. Pokoknya bikin greget. Namun ia juga menyayangkan, beberapa ulah sebagian pengunjung yang masih suka buang sampah sembarangan. Padahal beberapa tempat sampah sudah disediakan di beberapa lokasi sudut Bukit Puser Angin.

“Harusnya kita makin sadar, alam yang indah anugerah Sang Kuasa ini jangan dikotori dengan cara membuang sampah sembarangan. Marilah buang sampah pada tempat yang disediakan,” ajaknya.

Ditemui terpisah, Bob Sadino, Penasehat Comunitas Pemuda Karang Subur (Copras) yang juga pelaku pengelola wisata alam Bukit Puser Angin Kudus menuturkan, hampir setiap malam ada saja yang datang untuk kamping di bukit yang terkenal sebagai Raja Ampatnya Kudus tersebut. Menurutnya jumlahnya juga lumayan banyak, apalagi kalau malam Minggu bisa sampai ratusan orang.

“Di hari biasa, jumlah orang yang datang kamping itu kisaran belasan. Kalau malam Minggu bisa sampai 100 orang,” jelas pria yang akrab disapa Sadino kepada betanews.id.

Baca juga : Wisata Bukit Puser Angin Diharapkan Bisa Dikelola Petani

Disinggung tentang biaya agar bisa kamping di Bukit Puser Angin, ia menuturkan, setiap orang yang datang kamping di Bukit Puser Angin Kudus memang didata di pos satu. Tidak dipungut biaya, hanya diminta mengisi uang kebersihan Rp 5 ribu per orang. Sedangkan parkir, tergantung dari orang yang kamping. Bila mereka menitipkan motor di tempat parkir yang disediakan dipungut biaya Rp 5 ribu per motor.

“Ongkos tersebut untuk waktu semalam. Orang yang kamping juga harus mematuhi peraturan yang sudah dibuat pengelola. Satu di antaranya menerapkan protokol kesehatan. Kami juga selalu mengontrol mereka, agar kalau ada hal yang tidak diinginkan, kami bisa secepatnya membantu,” tutur Sadino.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,297PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Nekat Jual Motor untuk Modal, Lastri Kini Sukses Jual Semangka yang Laku 3,5 Ton Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan Babalan-Prawoto, tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, tampak dua orang sedang menaikkan semangka ke...

Spanduk Tolak Demo Anarkis Bermunculan, Kholid: ‘Lucu Saja, Ini Pola Orde Baru’

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang pria di teras sebuah rumah yang berada di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, telihat sedang duduk santai....

Penampilan Makin Cantik dengan Busana yang Selalu Ikut Tren di Klamby.clo

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pengunjung terlihat sedang memilih-milih pakaian di sebuah toko, Kamis (15/10/2020). Dengan dibantu seorang wanita muda berhijab hijau, mereka...

Se’i Sapi Kana Kudus Target Setiap Hari Bisa Jual Seribu Porsi

BETANEWS.ID, KUDUS - Para pramuniaga di Restoran Se'i Sapi Kana Kudus tampak sibuk. Mereka dengan cekatan menyiapkan menu dan mengantarnya ke para...

Masih Dikaji, Belajar Tatap Muka di Kudus Tunggu Izin Plt Bupati

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil plat merah mendatangi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Selasa (20/10/2020) siang. Tak lama, sejumlah orang...

Beli Produk 104 Toko Online di UKM Virtual Expo Semuanya Gratis Ongkir

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 104 toko online di Jawa Tengah mengikuti pameran produk UMKM secara virtual bertajuk UKM Virtual Expo. Acara yang...

Penerima Vaksin Diprioritaskan untuk Nakes dan Petugas Lapangan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pada November bulan depan, pemerintah berencana mulai melakukan vaksinasi. Terkait hal itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan, bahwa...