31 C
Kudus
Rabu, Juni 29, 2022
spot_img
BerandaUnggulanPesona Keindahan Alam...

Pesona Keindahan Alam Bak Raja Ampat, Bukit Puser Angin Diserbu Wisatawan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pagi itu Sabtu (11/7/2020) Bukit Puser Angin Kudus ramai pengunjung. Terlihat para pengunjung ada yang datang menggunakan motor, sepeda dan beberapa ada yang menggunakan mobil. Mereka tampak mengabadikan momen kehadiran mereka di Bukit Puser Angin Kudus yang keindahan alamnya diklaim seindah di Raja Ampat Papua.

Bukit Pusir Angin Kudus yang letaknya ikut Dukuh Karangsubur, Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus itu berjarak sekitar empat kilometer dari pemukiman warga. Saat perjalanan menuju ke Bukit Puser Angin, mata para pengunjung sudah dimanjakan pemandangan yang indah. Kanan kiri jalan ada ladang penduduk. Terkadang juga berupa jurang serta tebing khas tanah cadas yang indah.

Bukit Puser Angin Klaling Kudus ramai dikunjungi wisatawan. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Dibuka Kembali, Wisata Ternadi yang Suguhkan Indahnya Alam Muria Ramai Pengunjung

- Ads Banner -

Sesampai di Bukit Puser Angin, langsung disambut kebesaran Tuhan yang begitu indah. Bukit yang berada di atas Bendungan Logung itu, kita bisa melihat bendungan dari atas. Melihat airnya yang biru, pemandangan rimbunnya hutan serta bukit di tengah Bendungan Logung itulah yang membuat keindahan alam Bukit Puser Angin serasa di Raja Ampat Papua.

“Pemandangannya sangat indah dan eksotis. Hutan yang hijau di perbukitan, dipadu perairan Bendungan Logung, yang menjadikan di Bukit Puser Angin Kudus serasa di Raja Ampat Papua,” ujar Anggun Febri Melisa (20) kepada betanews.id.

Dara yang berasal dari Karawang, Jawa Barat itu mengaku baru pertama datang ke Bukit Puser Angin. Kedatangannya itu untuk mengobati rasa penasaraan. Sebab sebelumnya ia melihat postingan beberapa orang di media sosial tentang keindahan alam Bukit Puser Angin Kudus.

“Setelah melihat langsung, pemandangannya memang indah. Ternyata di Kudus banyak menyimpan tempat yang indah dan mempesona,” ujar perempuan yang tercatat sebagai mahasiswi IAIN Kudus tersebut.

Baca juga : Sayang Dilewatkan, Ini Oleh-oleh Khas Lereng Gunung Muria

Hal senada juga diutarakan Muhammad Arif (33). Pria yang datang ke Bukit Puser Angin Kudus menggunakan sepeda itu juga merasa takjub dengan keindahan alam yang ada. Dia yang datang dengan komunitas gowesnya itu mengaku tidak rugi untuk bercapek ria datang ke Bukit Puser Angin.

“Pemandagannya sangat bagus. Ada bukit, hutan, air serta angin semilir menjadikan keindahannya serasa lengkap. Pokoknya lelah bersepeda terbayarkan,” ungkap pria yang tercatat sebagai warga Desa Peganjaran, Bae, Kudus.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler