31 C
Kudus
Senin, Agustus 10, 2020
Beranda Wisata Wisata Bukit Puser...

Wisata Bukit Puser Angin Diharapkan Bisa Dikelola Petani

BETANEWS.ID, KUDUS – Di antara para pengunjung Bukit Puser Angin di yang berada di area lahan Perhutani di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, terlihat seorang pria mengenakan kaus lusuh dan bertopi. Dengan dibantu anaknya, ia tampak sedang mengumpulkan batang tanaman singkong yang sudah dipanen. Pria tersebut yakni Sumadi, yang mengaku pasrah lahan yang dikelolanya dijadikan jujugan para pengunjung menikmati keindahan alam Bukit Puser Angin.

Seusai menyelesaikan pekerjaannya, Sumadi sudi berbagi penjelasan. Dia mengatakan, lahan yang dijadikan para pengunjung menikmati keindahan alam Bukit Puser Angin merupakan lahan Perhutani, yang digarapnya melalui program perhutanan sosial. Dia mengaku, tidak mempersoal hal itu, toh tanaman singkongnya sudah ia panen.

Petani yang menggarap lahan Perhutani di kawasan Bukit Puser Angin. Foto: Rabu Sipan

“Saya pribadi tak mempermasalahkan ya. Singkongnya juga sudah saya panen. Lagian ini mulai musim kemarau, jadi belum bisa langsung ditanami lagi,” ujar Sumadi.

Namun, lanjut pria warga Dukuh Sintru, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus itu berharap, jika Bukit Puser Angin dijadikan wanawisata, para petani sekitar bukitlah yang dijadikan pengelolanya. Sebab selama ini, merekalah yang mengelola pertanian Bukit Puser Angin. Termasuk bikin akses jalan.

Baca juga : Pesona Keindahan Alam Bak Raja Ampat, Bukit Puser Angin Diserbu Wisatawan

“Saat ini wisata alam Bukit Puser Angin belum ada yang mengurus. Masuk dan parkir masih gratis semua. Kami berharap, para petani yang mengelola jika kelak Bukit Puser Angin dijadikan wisata alam,” harap pria yang sudah jadi petani selama 20 tahun tersebut.

Hal senada diutarakan petani lainnya, yakni Muhammad Badri. Dia mengatakan, para petani yang ada di Bukit Puser Angin tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Patiayam Rejo, beranggotakan 30 petani. Menurutnya, selama ini merekalah yang bikin akses jalan di Bukit Puser Angin dengan bergotong royong dan tidak ada bantuan dana dari pihak lain.

“Jadi kami kira wajar, jika kami berharap jadi pengelola wanawisata Bukit Puser Angin Kudus,” ungkap pria yang akrab disapa Badri tersebut.

Bukit Puser Angin Kudus beberapa pekan terakhir lagi viral di media sosial. Pemandangannya yang indah, bahkan diklaim beberapa orang sebagai Raja Ampatnya Kudus itu kini ramai oleh pengunjung.

Sedangkan untuk nama Puser Angin sendiri, dikarenakan di bukit tersebut sering terjadi pusaran angin mirip puting beliung, tapi tidak besar. Oleh sebab itu, bukit tersebut dinamakan Bukit Puser Angin. Bahkan kabar yang beredar, yang memberi nama Puser Angin adalah seorang pengunjung.

Editor : Kholistiono

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,138FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,304PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Lestarikan Peninggalan Sunan Muria dengan Bertani Parijoto, Suwono Bisa Panen 50 Kg Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu dengan mengendarai motor matik, melalui jalur ekstrem yang berliku berupa tanah liat, serta udara yang sejuk mengiringi...

Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sedang menyemprot beberapa sapi berukuran besar di sebuah kandang yang berada di pinggir sawah yang ada...

Yan Laksmana Terpilih Jadi Direktur Teknik PDAM Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Yan Laksmana terpilih menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus. Dia menyisihkan dua peserta yang mengikuti...

Ingin Cepat Selesaikan Skripsi, Isna Senang Perpusda Kudus Kembali Dibuka

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sedang memilih buku di perpustakaan yang berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus. Sambil memegang...

Punya Usaha Makanan? Ini Cara Mengurus Izin PIRT di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang mengenakan baju putih terlihat di ruang Klinik Pelayanan Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu...

Mana yang Lebih Sehat, Minum Jus atau Makan Buah dan Sayur Langsung?

Inneke Hantoro Dosen Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Di...

Soal Pasien Covid Memaksa Pulang, Hartopo: ‘Ini Kejahatan yang Luar Biasa’

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebanyak 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (29/7/2020) malam memaksa pulang ke rumah. Mereka yang seharusnya masih harus menjalani...