BETANEWS.ID, KUDUS – Plt Bupati Kudus HM Hartopo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan patroli di kawasan kota Kabupaten Kudus, Selasa 19/8/2020) malam. Dengan menggunakan kendaraan roda dua, dan dikawal puluhan anggota polisi, TNI, dan Satpol PP, Hartopo menyusuri jalanan kota dan berhenti di setiap kerumunan, terutama yang terlihat tidak mengenakan masker.
Tempat pertama yang disambangi yakni PKL yang berada di Ruko Agus Salim. Seketika Hartopo menghentikan laju motornya dan langsung turun menemui sejumlah pemuda yang sedang bersenda gurau.
“Maskernya mana, maskernya mana?” tanyanya yang masih mengenakan helm.

Seketika, pemuda tersebut langsung mengeluarkan masker dari tasnya dan mengenakannya. Ada pula yang mencoba berlari menghindari Hartopo karena tidak membawa masker.
“Mbak, mbak tidak usah lari. Ini saya kasih masker,” tutur Hartopo sambil memberikan masker kepada wanita yang mengenakan baju belang hitam putih.
Baca juga: Perbup Soal Pelanggar Protokol Kesehatan Segera Berlaku, Ini Bocoran Sanksinya
Menurut Hartopo, operasi yang dilakukannya saat ini mengendepankan sosialisasi tentang protokol kesehatan. Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait sanksi sosial melanggar protokol kesehatan Covid-19 yang akan diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup).
“Kegiatan hari ini saya bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, DPRD, Pak Kepala PN dan Kejari melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan. Utamanya terkait Perbup sanksi sosial melanggar protokol kesehatan,” tuturnya.
Menurut Hartopo, setelah melakukan patroli dari mulai PKL di Ruko Agus Salim, tempat billiar, Kafe Jendral Kopi dan terakhir di balai jagong, kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan meningkat.
“Sekarang meningkat 85 persen. Tadi kita temukan banyak yang mengenakan masker. Walau ada satu dua orang yang masih membandel,” terangnya.
Baca juga: Siap-Siap! Jateng Berlakukan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Pekan Depan
Menurutnya, saat Kudus berada di zona merah kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sekitar 65-70 persen saja. Namun saat ini kepatuhan masyarakat meningkat menjadi 85 persen.
“Saat ini Kudus sudah zona oranye,” tuturnya.
Hartopo meminta kepada masyarakat agar terus meningkatkan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, ketika masyarakat mempertahankan penerapan protokol kesehatan, Kudus akan berubah menjadi zona kuning.
“Jangan sampai lengah, kita bisa zona kuning,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

