31 C
Kudus
Selasa, September 29, 2020
Beranda Kuliner Cepat Layu dan...

Cepat Layu dan Terbuang Percuma, Sumarlan Ubah Parijoto Jadi Sirup

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria paruh baya terlihat sibuk di dalam rumah yang berada di RT 3 RW 3 Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Dia terlihat merebus air berwarna merah muda. Setelah mendidih, air berwaran merah dituangkannya gula pasir dan diaduk hingga berulang – ulang. Pria tersebut yakni Sumarlan, pemilik usaha produksi sirup parijoto.

Seusai menyelesaikan pembuatan sirup parijoto, dia pun sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, dapat ide membuat sirup parijoto sejak 2015. Ide itu muncul karena keprihatinannya atas buah bernama latin Medinilia Speciosa. Menurutnya, setiap setelah akhir pekan parijoto yang banyak dijajakan di wisata Colo selalu terbuang sia – sia dikarenakan layu.

Proses pembuatan sirup Parijoto. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Lestarikan Peninggalan Sunan Muria dengan Bertani Parijoto, Suwono Bisa Panen 50 Kg Sehari

“Selama ini, parijoto dijual berupa buah. Sedangkan buah parijoto tidak tahan lama. Maksimal hanya mampu bertahan empat hari. Kalau dalam kurun waktu itu tidak terjual parijoto akan layu dan akan dibuang percuma,” jelasnya.

Dari situ, lanjutnya, ia berfikir andai parijoto bisa dibikin produk dan bisa bertahan lebih lama, serta tanpa mengurangi manfaatnya pasti tidak ada lagi parijoto yang terbuang percuma. Sehingga tercetuslah ide bikin sirup parijoto.

Dia mengaku butuh waktu sekitar tiga bulan untuk uji coba membikin sirup parijoto. Selama kurun waktu tersebut, sirup yang diproduksinya dibagikan gratis kepada teman – temannya. Dengan tujuan agar ia bisa mendapatkan masukan serta saran.

“Setelah mendapatkan komposisi yang pas. Saya pun mantab produksi sirup parijoto dan saya pasarkan lewat media sosial instagram @moelyo_official,” bebernya.

Selain dipasarkan lewat media daring, tuturnya, sirup parijoto produksinya itu juga dititipkan ke beberapa kios pedagang di komplek wisata Makam Sunan Muria. Selain itu ia juga punya beberapa agen penjualan di beberapa kota lain.

Di antaranya Pati, Kendal, Surabaya dan kota lainnya. Lewat media daring, beberapa kali dia dapat pesanan dari luar Pulau Jawa, yakni Pulau Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk harga, tuturnya, sirup parijoto dijual mulai harga Rp 25 ribu untuk kemasan berisi 100 mililiter. Kemasan berisi 250 mililiter dipatok harga Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu. Sedangkan kemasan berisi 350 mililiter dibanderolnya Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu.

Sirup parijoto produksinya hanya berbahan parijoto dan gula pasir. Selain menimbulkan rasa manis, gula pasir bisa berfungsi jadi pengawet. Jika buah parijoto hanya mampu bertahan beberapa hari saja. Setelah diproduksi jadi sirup, bisa bertahan hingga sembilan bulan.

“Sirup parijoto kami tidak mengandung bahan kimia. Tanpa pemanis buatan, bahan pengawet dan bahan berbahaya lainnya. Jadi sangat aman untuk dikonsumsi setiap hari,” tandasnya.

Baca juga : Sayang Dilewatkan, Ini Oleh-oleh Khas Lereng Gunung Muria

Dia berharap, adanya sirup parijoto orang punya banyak pilihan mengkonsumsi buah peninggalan Sunan Muria ini. Bagi yang suka rasa masam bisa beli buah parijoto. Namun bila ingin merasakan parijoto dengan rasa manis bisa beli sirup parijoto produksi CV Argo Mulyo miliknya.

“Semoga saja usaha saya makin lancar. Peminat sirup parijoto makin banyak. Sehingga bisa mengangkat ekonomi petani lokal dan bisa membuka lowongan pekerjaan untuk orang banyak,” harap Sumarlan.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

26,043FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,293PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Ribuan Kue Bolang-Baling Nyah Kobong Terjual Setiap Hari, Benar-Benar Legendaris

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang terlihat antre di samping etalase yang ada di rumah tepi Jalan Johar, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di...

Hanya dengan Rp 56 Ribu Sudah Bisa Nabung Emas di Pegadaian, Ini Caranya

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah emas batangan tampak di etalase yang berada di Kantor Pegadaian Kudus. Dua orang pria di sana terlihat sedang...

Tak Patah Semangat Berkali-kali Bangkrut, Ardi Temukan Kesuksesan di Resto Ulam Sari

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa mobil dan motor tampak terjajar di area parkir restoran di tepi utara Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten,...

Terbaru! Wisata River Tubing di Cengkir Manis yang Siap Pacu Adrenalinmu

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan orang tampak mengunjungi Wisata Cengkir Manis, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat memanfaatkan fasilitas yang ada...

Ganjar Sepakat Kasus Dangdutan di Kota Tegal Diproses Pidana

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Polri untuk memproses penyelenggara konser dangdut di...

Antisipasi Klaster Perkantoran, Hartopo: ‘Seluruh Pegawai Kantor Sekda WFH Seminggu’

BETANEWS.ID, KUDUS - Satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) meninggal dan enam orang lainnya terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (24/9/2020). Ketujuh orang...

Beli Piaggio atau Vespa di Kharisma Kudus Bulan Ini Langsung Dapat Voucher Jutaan Rupiah

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah motor matic bertuliskan Vespa dengan varian cat warna-warni terlihat di Diler Kharisma Kudus, Jalan Ahmad Yani No 126,...