BETANEWS.ID, KUDUS – Waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB, tiga orang pria terlihat sedang duduk di pos keamanan Gereja Santo Yohanes Evangelista Kudus, Senin (17/8/2020). Tak lama kemudian, mereka berjalan memasuki gereja tersebut untuk persiapan membunyikan lonceng. Seorang pria mengenakan masker berwarna merah putih tampak bersiap menarik sebuah tali.
Pria mengenakan seragam keamanan di sana menatap jarum jam yang terus berputar. Tangannya diangkat dan jarinya mulai memberi aba-aba. Tali ditarik dan lonceng di Gereja Santo Yohanes Evangelista berbunyi.
Baca juga : Masjid dan Gereja Ini Akan Bunyikan Beduk dan Lonceng Saat Detik-Detik Proklamasi
Setelah berbunyi selama tiga menit, mulai pukul 10.17 WIB hingga pukul 10.20 WIB. Kemudian mereka berjalan keluar dari gereja. Albertus Totok Sudarmanto (51), selaku keamanan gereja tersebut, berbagi cerita kepada betanews.id tentang proses tersebut.
Menurutnya, pihak gereja mendapat surat edaran dari Kesbangpol untuk membunyikan lonceng selama tiga menit. Hal itu dalam rangka memperingati detik-detik proklamasi. Dan lonceng kemerdekaan di sana membangkitkan semangatnya.
“Lonceng kemerdekaan ini membangkitkan semangat saya. Saya berharap masyarakat Indonesia semakin lebih baik ke depannya. Khususnya umat beragama, mari kita saling toleransi dan gotong royong,” ungkap Totok sapaan akrabnya.
Baca juga : Momen saat Ganjar Undang Veteran Naik Podium di Upacara HUT RI
Selain itu, dia juga berharap Indonesia bisa menjadi bangsa yang utuh dan saling bersatu. Mumentum kemerdekaan kali ini, Totok mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan potensi yang ada. Terutama di era kenormalan baru, harus tetap semangat.
“Kita juga harus tetap semangat di masa pandemi dan kenormalan baru ini. Semua komponen bangsa harus bersatu dan saling bahu membahu demi kemajuan bersama,” tambah warga Desa Mlati Norowito, Kota, Kudus itu.
Editor : Kholistiono

