Wanginya Bisnis Parfum Refill, ParfumQu Habiskan 30 Kilogram Sebulan

BETANEWS.ID, KUDUS – Bau harum langsung menyergap indra penciuman saat memasuki sebuah toko yang berada di Jalan Sunan Muria Nomor 18, Desa Barongan, Kecamatan Kota Kudus. Bau tersebut berasal dari ratusan botol yang terjejer rapi di etalase dan memenuhi hampir seluruh bangunan. Toko tersebut adalah ParfumQu, penjual minyak wangi isi ulang yang cukup terkenal di Kota Kretek.

Sang pemilik usaha, Mochammad Saefudin (32) mengatakan, toko yang berdiri sejak 2017 lalu itu menyediakan kurang lebih 400 jenis parfum yang bisa dipilih pembeli. Oleh sebab itulah, kini dia sudah punya banyak pelanggan.

Mochammad Saefudin sedang melayani pembeli parfum refill di toko ParfumQu, Rabu (24/6/2020). Foto: Titis Widjayanti.

“Kalau hari normal, biasanya sebulan bisa habis sekitar 30 kilogram parfum. Itu meliputi berbagai jenis dan merek. Tapi semenjak pandemi memang mengalami penurunan,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (24/6/2020).

-Advertisement-

Banyaknya pelanggan itu, membuat ParfumQu melebarkan jangkauan bisnisnya dengan membuka cabang di Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota Kudus.

Baca juga: Wong Djowo, Kaus Oleh-Oleh Khas Kudus untuk Lestarikan Bahasa Jawa

“Sekarang sudah dua cabang. Bukanya sama, ya, dari pukul 08.30 sampai 21.30 WIB dan buka setiap hari,” bebernya.

Pria yang akrab disapa Adin itu kemudian kembali melayani pelanggan yang baru datang. Dia tampak cekatan memberikan saran kepada pembeli yang bertanya mengenai parfum yang cocok untuk dirinya. Adin pun memberikan beberapa pilihan sesuai keinginan dari pembeli. Setelah pembeli menyepakati, dia mengambil isi dari botol besar untuk dicampur dengan campuran dari botol berwarna kuning yang berisi etanol dan aquades.

“Kalau di sini ada beberapa pilihan. Yang campur etanol, terus campur alkohol, dan tanpa campuran. Itu sesuai keinginan pembeli. Ukurannya pun beda-beda. Ada yang perbandingan 1:1, 2:1, dan tanpa campuran,” papar Adin sambil menuangkan parfum ke botol.

Dari perbandingan itu, kata Adin, harganya kemudian bisa ditentukan. Menurutnya, yang paling murah adalah perbandingan 1:1, Karena cairan parfum dan etanolnya sebanding. Kemudian yang termahal itu jika tanpa campuran. Harganya juga terpaut cukup jauh yaitu sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu per mililiter.

Baca juga: Felleta Pet Shop, Layani Treatment Kucing Hingga Gratis Grooming

“Kalau 1:1 itu harganya Rp 20 ribu untuk 20 mililiter. Kalau 2:1 sekitar Rp 30 ribu. Paling mahal itu jenis parfum dari Arab. Itung-itungannya per mililiter bisa sampai Rp 6 ribu. Nah, kalau beli (parfum arab) saya kasih free botolnya,” ungkap dia.

Selain itu, ParfumQu juga melayani pembelian berapa pun yang diminta pembeli. Misalkan pelanggan akan isi ulang seharga Rp 10 ribu, maka akan tetap dilayani.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER