31 C
Kudus
Senin, Agustus 10, 2020
Beranda Ekonomi Melihat Proses Panen...

Melihat Proses Panen Madu di Desa Dukuhwaringin

BETANEWS.ID, KUDUS – Pagi itu di lereng Pegunungan Muria yang asri, tepatnya di Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus tampak beberapa orang sedang sibuk. Dengan dikelilingi ribuan lebah, mereka terlihat berbagi tugas. Ada sebagian orang yang membuka stup (tempat sarang lebah) dan mengeluarkan sarangnya. Sebagian ada yang mengangkut sarang tersebut ke alat pemeras madu. Ya, mereka sedang melakukan proses panen madu.

Pemilik usaha ternak lebah madu yakni Noor Khasan (47) menuturkan, madu yang dipanen kali ini merupakan madu randu Muria. Menurutnya, madu randu Muria itu punya keunggulan dari madu randu daerah lain.

Proses panen madu di Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, Kudus. Foto: Rabu Sipan

“Keunggulan dari madu randu Muria itu baunya lebih harum. Warnanya lebih cerah kuning keemasan,” ujar pria yang dikenal sebagai Dewa Madu ini kepada betanews.id, Sabtu (4/7/2020).

Baca juga : Melihat Pembuatan Gula Tumbu di Gondangmanis Kudus

Pria yang sudah dikaruniai dua anak itu menuturkan, dikarenakan cuaca yang tidak menentu dan masih beberapa kali hujan, menjadikan panen madu tahun ini molor. Menurutnya, biasanya pada Bulan Mei itu sudah bisa panen. Karena masih ada hujan turun yang melarutkan nektar bunga, menyebabkan panen molor hingga dua bulan.

“Biasanya Bulan Mei itu sudah panen. Namun tahun ini Bulan Juli baru panen. Selain molor, hasil madunya juga berkurang,” keluh pria yang sudah dikaruniai dua anak tersebut.

Dia mengatakan, bila cuaca bagus mulai Bulan Mei hingga November itu merupakan masa panen. Di rentang bulan tersebut, dia bisa memanen madu tiap 10 hari sekali. Sedangkan mulai Desember sampai April itu masa budi daya lebah, atau masa pemberian makan lebah.

Bahkan, lanjutnya, untuk mencarikan makan lebah peliharaannya itu, tak jarang ia harus menggembalakan lebahnya ke lain daerah. Bahkan bisa sampai ke luar Jawa Tengah.

“Penggembalaan lebah itu juga nanti berpengaruh terhadap madu yang dihasilkan. Tergantung di lokasi penggembalaan lebah itu ada bunga apa,” ujarnya.

Dia menuturkan, lebah yang diternak adalah jenis melivera. Biasanya, nektar bunga yang diproses jadi madu itu antara lain, bunga randu, sengon, kalianda, karet, rambutan, klengkeng, durian dan lainnya. Kalau di lereng Muria sendiri itu yang paling banyak bunga randu.

Baca juga : Intip Proses Pembuatan Patung di Desa Tamansari Pati

“Kalau bunga randu di sini sudah tidak ada, saya bisa menggembala ke berbagai daerah. Di antaranya, Semarang, Parakan, Temanggung, Kediri, Probolinggo dan daerah lainnya,” bebernya.

Dia mengatakan, saat ini punya 100 stup yang bisa menghasilkan tiga kwintal madu sekali panen. Pada waktu dulu, pemasaran madu diambil tengkulak dan dikirim ke beberapa pabrik. Namun saat ini, ia mengaku punya retail dan memasarkan hasil panen madunya sendiri.

“Untuk harga madu randu kami jual Rp 80 ribu, madu karet Rp 70 ribu, dan madu kalianda Rp 90 ribu. Harga tersebut untuk ukuran botol 500 mililiter,” jelas Dewa Madu yang mengaku di masa pandemi permintaan madu meningkat.

Editor : Kholistiono

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,138FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,304PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Lestarikan Peninggalan Sunan Muria dengan Bertani Parijoto, Suwono Bisa Panen 50 Kg Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu dengan mengendarai motor matik, melalui jalur ekstrem yang berliku berupa tanah liat, serta udara yang sejuk mengiringi...

Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sedang menyemprot beberapa sapi berukuran besar di sebuah kandang yang berada di pinggir sawah yang ada...

Yan Laksmana Terpilih Jadi Direktur Teknik PDAM Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Yan Laksmana terpilih menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus. Dia menyisihkan dua peserta yang mengikuti...

Ingin Cepat Selesaikan Skripsi, Isna Senang Perpusda Kudus Kembali Dibuka

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sedang memilih buku di perpustakaan yang berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus. Sambil memegang...

Punya Usaha Makanan? Ini Cara Mengurus Izin PIRT di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang mengenakan baju putih terlihat di ruang Klinik Pelayanan Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu...

Mana yang Lebih Sehat, Minum Jus atau Makan Buah dan Sayur Langsung?

Inneke Hantoro Dosen Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Di...

Soal Pasien Covid Memaksa Pulang, Hartopo: ‘Ini Kejahatan yang Luar Biasa’

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebanyak 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (29/7/2020) malam memaksa pulang ke rumah. Mereka yang seharusnya masih harus menjalani...