BETANEWS.ID, KUDUS – Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kudus , Ngatmin Ali Manda meninggal mendadak di depan ATM BNI dekat Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kompleks Perkantoran Mejobo, Jalan Mejobo – Kudus, Kelurahan Mlati Kidul.
Dia yang mengenakan kemeja warna coklat tegeletak tepat di samping pintu ATM BNI dengan tubuh terlentang menghadap ke utara. Ngatmin ditemukan tergeletak sekitar pukul 11.30 WIB.
Menurut Kapolsek Kota AKP Khoirul Naim menuturkan, dari keterangan saksi di lapangan, korban turun dari mobil hendak mengambil uang di ATM BNI. Namun sesampai di depan pintu ATM, korban tiba-tiba duduk dengan nafas tersengal-sengal.
Baca juga : Akun Facebook Ketua Komisi D DPRD Kudus Dibajak, Minta Uang Rp 2,5 Juta
“Tiba-tiba korban tiduran di lantai dalam kondisi lemas dan sudah tidak sadarkan diri,” tuturnya, Jumat (3/7/2020).
Petugas keamanan PDAM, lanjut Naim, mencoba menolong bersama satu temannya yang sedang bertugas di sekitar tempat kejadian. Namun, saat dicek korban sudah dalam kondisi meninggal.
“Tadi bantuan ambulans dari BPBD datang lengkap dengan APD (alat pelindung diri) dan dibawa ke UGD RSUD dr Loekmono Hadi,” tuturnya.
Menurut informasi yang didapat Naim dari pihak rumah sakit, sesampai IGD RSUD dr Loekmono Hadi, korban sudah dalam keadaan meninggal. Korban juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan penganiyaan.
“Dari keterangan dokter IGD yang piket, diperkirakan meninggal karena penyakit jantung,” jelasnya.
Naim menambahkan, informasi dari keluarga, korban selama ini memang mempunyai riwayat jantung.
Ngatmin Ali Manda atau biasa dipanggil Ngatmin meninggal dalam usia 55 tahun. Dia yang tinggal di Kelurahan Mlati Kidul, RT 01 RW 01, Kecamatan Kota, Kudus adalah mantan anggota DPRD Kudus periode 2014-2019.
Baca juga : Antisipasi Overload, DPRD Kudus Rekomendasikan Penambahan Alat Tes Swab
Ngatmin menjadi anggota DPRD diusung dari Partai Demokrat. Dia bertarung pada daerah pemilihan IV, meliputi Kecamatan Dawe dan Jekulo. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat periode 2004-2010.
Ngatmin termasuk politikus lama di Kota Kretek. Dirinya juga tercatat pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Kudus berpasangan dengan Heru Fathoni tahun 2008. Pada saat itu, dirinya diusung Partai Demokrat, Partai Nasional Indonesia Marhaenis, Partai Pelopor dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB). Namun, dirinya harus tersingkir nomor tiga dengan perolehan suara 24.346 orang. Dirinya kalah dengan pasangan Musthofa Wardoyo dan Budiono yang diusung partai PDIP dan Golkar.
Editor : Kholistiono

