BETANEWS.ID, KUDUS – Selasa (21/7/2020) malam, media sosial Facebook dihebohkan postingan unik penawaran sebidang tanah di Kabupaten Kudus. Postingan tersebut ditulis akun bernama Aris di grup Facebook Jual Beli Tanah & Rumah Kudus.
Yang menarik dari postingan tersebut, pembeli tanah dapat sekaligus mempersunting adik ipar dari penjual tanah. Foto adik iparnya pun ikut diposting dan banyak akun mengomentari tentang postingan tersebut.

“Dj. sebidang tanah luas 72 m2 lokasi Perum Griya Taman Bahagia (GTB) Gondangmanis Kudus. Akses jalan 5 meter paving, Harga 100 jt net. NB : Bagi pembeli apabila berjodoh dapat memperistri adik saya, kebetulan sedang mencari pendamping hidup yang serius“, tulis Aris dalam postingannya.
Baca juga : Sandys Silva, Instruktur Salsation Pertama di Jawa Tengah
Betanews.id mencoba mencari tahu mengenai adik ipar yang di maksud dalam postingan tersebut. Belakangan, sosok perempuan yagn disebut adik ipar tersebut bernama Dewi Rosalia Indah (26). Dia tinggal di Perum Griya Taman Bahagia (GTB) Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus. Janda beranak dua tersebut juga memiliki salon kecantikan bernama Alya yang berlokasi di Jalan Menur, Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota, Kudus.
Saat ditemui di salon kecantikannya, Aliya begitu panggilan Dewi Rosalia Indah menuturkan, postingan yang dibuat kakak iparnya Aris Sofiyanto sudah sesuai dengan persetujuannya. Menurutnya, dirinya memang serius mencari lelaki untuk dijadikan suami.
“Siapa tahu memang dapat jodoh. Saya single parent. Untuk kriteria saya tidak lihat dari fisik. Yang penting orangnya baik dan menerima saya apa adanya,” tuturnya, Rabu (22/7/2020).
Menurutnya, tujuan dari postingan tersebut yakni menjual sebidang tanah seluas 72 meter persegi. Supaya menarik, dirinya ikut dipromosikan untuk mencari jodoh.
“Jadi memang itu ya kayak strategi marketing. Namun saya serius benar mencari jodoh. Namun tidak beli tanah langsung dapat saya ya. Ya pelan-pelan,” jelasnya perempuan yang lahir tanggal 24 Desember 1993.
Saat ini, lanjut Aliya, dirinya memiliki dua anak laki-laki berusia empat dan satu tahun. Aliya bercerai dengan suaminya sejak Desember 2019.
“Ini yang ngontak banyak sekali. Ada dari Semarang dan Singapura. Namun saya tolak,” tuturnya.
Aliya menjelaskan, ditolaknya pria dari Singapura dikarenakan pihak pria meminta untuk tinggal menetap di Singapura. Menurutnya, dirinya tidak ingin jauh dari keluarga besarnya.
“Jadi itu memang orang Indonesia, namun sudah lama di Singapura dan menetap di sana. Jadi saya diminta untuk pakai hijab dan tinggal di sana,” tuturnya.
Baca juga : Bisa Buat Jokowi Tertawa Terpingkal, Begini Sosok Didi Kempot di Mata Ganjar Pranowo
Sementara, pria yang menghubunginya asal Semarang, menurutnya sudah datang ke rumahnya. Namun pria tersebut dianggapnya kurang baik bagi dirinya dan kedua anaknya.
“Jadi dia mau beli (tanah) sesuai harga Rp 100 juta, tidak ditawar. Namun langsung saya diminta jadi istri. Belum kenal langsung gitu. Ya saya tidak mau,” tuturnya.
Editor : Kholistiono

