31 C
Kudus
Senin, Agustus 10, 2020
Beranda Wisata Ganjar Larang Pembukaan...

Ganjar Larang Pembukaan Destinasi Wisata Tanpa Izin Pemerintah

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pengelola pariwisata di Jawa Tengah dilarang membuka destinasi wisata tanpa seizin pemerintah. Kebijakan ini sebagai imbas dari viralnya ribuan wisatawan yang mendatangi Puncak Telomoyo di Ngablak Kabupaten Magelang tanpa memperhatikan jaga jarak.

Mendapati itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menelepon pengelola Telomoyo untuk menutup tempat wisata alam itu.

“Itu saya cek kemarin, ternyata gara-gara ada yang membuat vlog negeri di atas awan. Pemandangannya kan bagus. Langsung direspon masyarakat, semua datang. Saya langsung minta ditutup dan memang sudah ditutup untuk dilakukan evaluasi,” kata Ganjar.

Baca juga: Pelaku Pariwisata di Jateng Dapat Bantuan Sembako dari Kemenparekraf

Tidak hanya itu, lanjut Ganjar, untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi di tempat lain, pengelola harus mengantongi izin untuk membuka kawasan wisata di daerahnya.

“Setelah ini nggak boleh sembarangan membuka destinasi wisata. Kalau mau dibuka, harus izin dulu. Agar semua bisa dikontrol dengan baik, khususnya protokol kesehatannya,” tegasnya, Senin (20/7/2020).

Setelah mengantongi izin, lanjut Ganjar, semua tempat wisata harus mengontrol pengunjung yang datang. Kapasitas pengunjung yang bisa ditampung juga harus diperhatikan, termasuk protokol kesehatan dan penyiapan sarana prasarana.

“Tidak boleh datang mak byuk (berbondong-bondong) begitu, semua harus diatur. Maka saya minta seluruh daerah menjaga masing-masing, khususnya pengelola pariwisata,” tegas Ganjar.

Baca juga: Ganjar Usul Wajibkan Wisatawan Dieng Pakai Pemandu Wisata

Menurut Ganjar, viralnya Puncak Telomoyo itu, lantaran di tengah kondisi pandemi, banyak masyarakat yang sudah bosan di rumah. Mereka ingin segera piknik dan menikmati pemandangan di sejumlah objek wisata.

“Istilahnya itu mereka kurang piknik, maka kalau melihat apa yang beredar di medsos, langsung menarik dan orang pengen datang. Kalau ini nggak dijaga, kan bahaya,” tukas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,139FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,304PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Lestarikan Peninggalan Sunan Muria dengan Bertani Parijoto, Suwono Bisa Panen 50 Kg Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu dengan mengendarai motor matik, melalui jalur ekstrem yang berliku berupa tanah liat, serta udara yang sejuk mengiringi...

Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sedang menyemprot beberapa sapi berukuran besar di sebuah kandang yang berada di pinggir sawah yang ada...

Yan Laksmana Terpilih Jadi Direktur Teknik PDAM Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Yan Laksmana terpilih menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus. Dia menyisihkan dua peserta yang mengikuti...

Ingin Cepat Selesaikan Skripsi, Isna Senang Perpusda Kudus Kembali Dibuka

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sedang memilih buku di perpustakaan yang berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus. Sambil memegang...

Punya Usaha Makanan? Ini Cara Mengurus Izin PIRT di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang mengenakan baju putih terlihat di ruang Klinik Pelayanan Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu...

Mana yang Lebih Sehat, Minum Jus atau Makan Buah dan Sayur Langsung?

Inneke Hantoro Dosen Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Di...

Soal Pasien Covid Memaksa Pulang, Hartopo: ‘Ini Kejahatan yang Luar Biasa’

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebanyak 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (29/7/2020) malam memaksa pulang ke rumah. Mereka yang seharusnya masih harus menjalani...