31 C
Kudus
Jumat, November 27, 2020
Beranda Jateng Pelaku Pariwisata di...

Pelaku Pariwisata di Jateng Dapat Bantuan Sembako dari Kemenparekraf

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah mendapatkan bantuan paket sembako dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sebanyak 38.270 paket sembako diserahkan secara langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di depan Kantor Gubernur Jateng, Selasa (7/7/2020). Usai menerima bantuan, Ganjar secara simbolis melepas ratusan petugas Bhabinkamtibmas yang dipercaya untuk menyalurkan bantuan itu kepada penerima.

“Tentu kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini. Sebab, wabah Covid-19 ini telah membuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah banyak yang terdampak, istilah saya itu thek sek (mati),” kata Ganjar.

Baca juga : Ganjar Usul Wajibkan Wisatawan Dieng Pakai Pemandu Wisata

Selama wabah covid berlangsung sejak Maret lalu, praktis semua kegiatan pariwisata di Jateng lanjut Ganjar berhenti total. Hal ini membuat ribuan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif kehilangan pendapatan.

“Mereka-mereka pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang besar, tentu masih bisa survive. Namun yang kecil-kcil ini semuanya butuh bantuan. Maka, kalau hari ini ada tambahan amunisi ini, tentu akan memperkuat masyarakat di tingkat bawah,” tambahnya.

Bantuan paket sembako dari Kemenparekraf itu lanjut Ganjar dapat membuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang selama ini tidak mendapat pemasukan lebih tenang. Minimal lanjut dia, dapur mereka dipastikan tetap mengepul selama masa pandemi.

“Kalau dapurnya sudah aman, dia akan bisa berusaha menggelindingkan ekonominya. Ide dan kreativitas pasti muncul. Mudah-mudahan, ini bisa segera bangkit,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga, Ganjar menerangkan bahwa sudah ada 91 destinasi wisata di Jawa Tengah yang mulai dibuka. Tentunya, destinasi yang sudah dibuka itu sudah melakukan simulasi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tetap kami awasi dengan protokol kesehatan yang ketat. Kita tidak mau terjadi gelombang kedua yang diakibatkan karena dibukanya pariwisata,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani mengatakan, bantuan paket sembako diberikan untuk membantu para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebab, sejak wabah Covid-19 terjadi, hampir semua sektor pariwisata menjadi terdampak.

Baca juga : Kenormalan Baru Candi Borobudur Antar Jateng Juara Inovasi Daerah

“Total ada 38 ribu paket sembako yang kami brikan di Jawa Tengah. Jumlah itu masih bisa bertambah, karena kemungkinan ada yang belum terkaver,” kata dia.

Bantuan paket sembako itu lanjut Rizki juga diberikan ke semua pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Diharapkan dengan bantuan itu, mereka yang sangat terdampak bisa terbantu.

“Harapan kami covid ini segera berakhir dan pariwisata kembali di buka. Memang beberapa sudah ada yang buka, saya ingatkan agar tetap menjaga protokol kesehatannya,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

Kue Kamir Khas Arab, Pertama di Kudus yang Kini jadi Primadona

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan KH Ahmad Dahlan sebelah barat Perempatan Sucen, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Kudus tampak terlihat kedai penjual...

Awalnya Hanya Hobi Ternak Ikan Guppy, Gankzoe’s Malah Mampu Ekspor

BETANEWS.ID, KUDUS - Di ruangan sebuah rumah yang berada di RT 8 RT 3 Gang Sendrong, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten...

Nganggur 8 Bulan Akibat Pandemi, Ari Bangkit Jualan Tanaman Hias di Tepi Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi jalan sebelah lapangan sepak bola Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tampak mobil pikap yang mengangkut...

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

Nissan Beri Diskon Gila-Gilaan Jelang Akhir Tahun Ini

BETANEWS.ID, KUDUS - Bagi Anda yang tengah mencari mobil jenis Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) , Multi Purpose Vehicle (MPV) ataupun Sport...

Pemkab Kudus Tak Larang Gelar Pesta Pernikahan, tapi Jangan Ada Panggung Hiburan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menegaskan tidak pernah melarang gelaran pesta pernikahan selama masa pandemi. Namun, pihaknya terus mengimbau pelaksanaannya...