31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaKISAHDaftar Polisi Gagal,...

Daftar Polisi Gagal, Kerja Kena PHK, Jalan Berliku Mustain yang Kini jadi Pengusaha Besi

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan Suryo Kusumo, Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, tampak gudang yang penuh berisi besi. Di bagian kasir terlihat beberapa karyawan sedang sibuk melayani para calon pembeli. Di samping mereka, tampak seorang pria sedang sibuk dengan alat penghitung. Pria tersebut yakni Mustain, Pemilik Usaha Dagang (UD) Pendowo Putro.

Sembari melakukan aktivitasnya itu, Mustain sudi berbagi kisah tentang usaha tersebut. Dia mengatakan, merintis usaha penjualan besi pada tahun 2011. Namun, sebelum bisa sukses jadi juragan besi, Mustain muda harus berjibaku dengan berbagai macam pekerjaan.

“Dulu, saya itu pingin jadi polisi. Bahkan setelah lulus madrasah aliyah (MA) tahun 1994 saya langsung ikut daftar jadi polisi. Namun sayangnya, saya gagal,” ujar Mustain kepada betanews.id, Jumat (26/6/2020).

Beberapa pekerja di UD Pendowo Putro sedang membuat begel. Foto: Rabu Sipan
- Ads Banner -

Baca juga : UD Pendowo Putro, Toko Besi Terlengkap di Kudus

Warga Desa Mejobo itu mengatakan, usai tidak diterima jadi polisi, ia pun kemudian kerja di perusahaan elektronik terbesar di Kudus. Ia mengaku bekerja di bagian kondektur truk. Pekerjaan itu ia jalani selama tiga setengah tahun.

“Tiga setengah tahun bekerja, saya pun harus menerima nasib pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebab pada tahun 1997 Indonesia mengalami krisis moneter,” kenang pria bertopi tersebut.

Kemudian, tuturnya, ia pun selanjutnya mengadu peruntungan jadi sopir di pabrik rokok di Kudus. Namun, karena ekonomi negara pada saat itu memang masih krisis, pekerjaan sopir itu pun hanya bertahan enam bulan saja.

Setelah itu, masih kata dia, kemudian ia bekerja jadi sales penjualan besi begel dan cakar ayam. Menurutnya, pekerjaan yang dijalaninya hanya bermodal kepercayaan. Begel dan besi cakar ayam milik para pemroduksi itu dibawanya dulu, dan dibayarnya setelah sudah laku.

“Saya menjalani pekerjaan itu sekitar lima tahun. Setelah menikah saya pun memutuskan untuk produksi besi begel dan cakar ayam sendiri,” ungkap pria yang hobi bersepeda itu.

Setelah menikah, lanjutnya, usahanya makin lancar, pelanggan juga tambah banyak, pemasaran makin luas. Dari penjualan yang meningkat itu, dia punya inisiatif selain produksi besi begel dan cakar ayan juga berjualan besi beton. Menurutnya, setiap orang yang bangun rumah, dan bangunan lain pasti membutuhkan besi.

Baca juga : Dari Jualan Kambing, Pirman Mampu Biayai Putranya Jadi TNI

Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, dia rela menjual mobil operasional dan utang uang di bank Rp 150 juta untuk modal. Uang tersebut dijadikan untuk beli tanah di pinggir jalan. Menurutnya, dengan lokasi di pinggir jalan raya, tempat usahanya akan mudah dilihat orang dan cepat dikenal orang.

“Dia bersyukur, usaha yang diberi nama UD Pendowo Putro sekarang sudah besar, yang dulu lokasinya sempit sekarang luas dan ada beberapa tempat. Pelanggan juga banyak. Bahkan saya juga merambah usaha di bidang lainnya,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler