BETANEWS.ID, KUDUS – Seleksi terbuka pengisian empat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tahun 2020 direncanakan rampung Agustus.
Ketua Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris mengungkapkan, empat OPD tersebut adalah Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berenca Kabupaten Kudus (Dinsos P3AP2KB), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Setiap OPD ada tiga peserta yang diseleksi,” tuturnya selepas kegiatan pelantikan pejabat fungsional di Command Center, Selasa (23/6/2020).
Baca juga: Lantik 124 Pejabat Fungsional, Hartopo Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan
Sam’ani menjelaskan, dari empat OPD tersebut, tiga di antaranya tinggal menunggu izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Yaitu Disbudpar, Dinsos P3AP2KB dan BKPP. Sedangkan Dinas PUPR masih tahap tes assesment.
“Jika tidak ada halangan, bulan Agustus 2020 semua akan selesai,” beber pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus itu.
Menurut Sam’ani, dalam proses seleksi kepala dinas, beberapa tahap yang harus dilewati adalah seleksi administrasi, penilaian rekam jejak, tes assesment, serta membuat makalah yang nantinya akan dipresentasikan.
“Untuk tanya jawab nanti di proses presentasi,” jelasnya.
Baca juga: Dinas PUPR Kudus Mulai Kerjakan Perbaikan di Lima Titik Jalan
Dalam situs resmi Pemkab Kudus, kuduskab.go.id, peserta seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama berjumlah 12 orang, dengan masih-masing OPD ada 3 peserta.
Untuk Disbudpar pesertanya adalah Bergas Catursasi Penanggungan, Sancaka Dwi Supani, dan Harso Widodo. Selanjutnya, untuk Dinsos P3AP2KB yakni Mundir, Sutrimo, dan Sudarmono. Untuk BKPP yakni Catur Widiyatno, Arif Suwanto, dan Udi Waluyono. Terakhir, Dinas PUPR ada Heru Subiyantoko, Arief Budi Siswanto, dan Sulistiyowati.
Editor: Ahmad Muhlisin

