31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Dinas PUPR Kudus Mulai Kerjakan Perbaikan di Lima Titik Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kudus mulai mengerjakan perbaikan jalan di masa pandemi Covid-19. Pekerjaan jalan yang dilakukan yakni perawatan jalan di lima titik ruas yang berbeda.

Kepala Bidang (Kabdid) Bina Marga pada DPUPR Kudus, Harry Wibowo mengungkapkan, lima titik yang dikerjakan yakni Jalan Kudus-Jepara Lingkar Barat, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Diponegoro dan Jalan dr Loekmono Hadi.

“Jadi jumlah keseluruhan ruas yakni 700 meter,” tuturnya saat ditemui ketika melakukan kontrol pengerjaan ruas Jalan Kudus-Jepara Lingkar Barat, Jumat (19/6/2020).

-Advertisement-

Baca juga : Jalan Rusak Parah, Cuma Mobil yang Ditumpangi Ganjar dan Patwal yang Bisa Jangkau

Harry menjelaskan, pengerjaan penambalan jalan dilakukan sejak Selasa (16/6/2020). Menurutnya, pengerjaan selesai pada Jumat (19/6/2020). “Hari ini (Jumat) hari terakhir pengerjaan. Jadi kelima titik sudah selesai semua,” jelasnya.

Menurut Harry, perawatan jalan dilakukan, karena beberapa tahun terakhir kondisi jalan menurun kualitasnya. Hal tersebut terjadi karena setiap hari jalan dilewati beban kendaraan berat yang luar biasa.

Selanjutnya, perawatan juga dilakukan karena kelima titik tersebut yakni jalan prioritas sebagai penghubung akses perekonomian dan kebutuhan masyarakat.

“Kami akan upayakan jalan akan selalu mulus. Ini pun dalam pengerjaan menggunakan bahan AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course),” jelasnya.

Anggaran yang digunakan, lanjut Harry, yakni menggunakan APBD tahun 2020 sejumlah Rp 2,7 miliar. Untuk material AC-WC sendiri yakni dianggarkan Rp 900 juta, sisanya dibelanjakan untuk bahan pendukung.

“AC-WC merupakan lapisan perkerasan paling atas dan berfungsi sebagai lapisan aus. Lapisan ini dapat menambah daya tahan perkerasan. Namun AC-WC mempunyai tekstur yang paling halus dibandingkan dengan jenis laston (beton aspal ) lainnya,” jelasnya.

Baca juga : 75 Persen Aset Lahan Pemkab Kudus Belum Bersertifikat

Harry juga memberitahukan, selain melakukan perawatan jalan, pihaknya juga melakukan perawatan jembatan di dua titik di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus.

Menurutnya, dari pengerjaan tersebut, para pekerja tetap melakukan protokol kesehatan Covid-19.

“Semua pekerja pakai masker dan tetap jaga jarak. Ini pun jumlah pekerja sudah dikurangi. Yang asalnya satu grup 15 orang sampai 19 orang, sekarang 10 orang saja,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER