31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Sebut Kekurangan SDM, Kejari Limpahkan Kasus OTT PDAM Kudus ke Kejati Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus, kini dilimpahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati ) Jawa Tengah.

Kepala Kejari Kudus Rustriningsih mengungkapkan, pelimpahan kasus tersebut, dikarenakan pihaknya mengalami keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

“Tenaga kami terbatas. Sehingga kasusnya ditangani Kejati. Namun kami tetap ikut melakukan penyidikan,” tuturnya saat ditemui di Kantor Kejari Kudus, Senin (29/6/2020).

-Advertisement-

Baca juga : Kejari Segera Rampungkan Penyelidikan Kasus OTT Pejabat PDAM Kudus

Selain SDM yang terbatas, lanjut Rustriningsih, pelimpahan kasus tersebut juga dikarenakan ada satu tahanan yang positif Covid-19. Diketahui, tahanan tersebut yakni tahanan kasus perjudian yang satu ruangan dengan tersangka OTT PDAM Kudus inisial T. “Tahanan (positif Covid-19) perkara pidana umum. Kasus 303,” terangnya.

Rustriningsih menegaskan, pihaknya tidak mendapatkan tekanan dari siapapun dari penanganan kasus OTT tersebut. Menurutnya, pelimpahan kasus tindak pidana korupsi pengangkatan dan penerima pegawai di lingkungan PDAM Kudus, murni dari kurangnya SDM di Kejari Kudus.

“Sama sekali kami tidak mendapatkan tekanan politik dan tekanan apapun. Tapi semata-mata memang biar lancar dan tertangani dengan baik,” jelasnya.

Saat ditanya kapan pelimpahan kasus OTT tersebut dilakukan, Rustriningsih mengungkapkan masih proses. Dirinya mengaku masih merampungkan berkas-berkas dari saksi sambil berkoordinasi dengan Kejati Jawa Tengah.

“Kasus ini yakni penyimpangan dalam penerimaan pegawai baru di PDAM. Karena tindak pidana korupsi, jadi dilimpahkan ke Tipikor Semarang,” tuturnya.

Rustriningsih menuturkan, hingga saat ini sudah ada 35 orang yang dipanggil menjadi saksi. Adanya penggeledahan dan penyitaan dokumen di Koperasi Simpan Pinjam seorang berinisial O tanggal 26 Juni 2020, yakni bagian dari pengembangan kasus dan mencari bukti-bukti tambahan.

Baca juga : Kejari Kudus Geledah dan Sita Dokumen di Koperasi Mitra Jati Mandiri

“Itu mengambil dokumen-dokumen yang diperlukan hasil informasi dari saksi-saksi. Ada dokumen yang diperlukan berada di sana (koperasi),” tuturnya.

Menurutnya, kemungkinan inisial O ditetapkan menjadi tersangka menjadi kewenangan penuh Kejati Jawa Tengah.

“O ditingkatkan sebagai tersangka itu kewenangan Kejati. Tidak dari kami. Saya bisa ngelangkahi Kejati kalau itu,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER