Purna dari Kades, Wahab Tekuni Bisnis Karya Seni untuk Penuhi Kebutuhan Keluarga

BETANEWS.ID, KUDUS – Di pelataran sebuah rumah yang berada di Gang 4, Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus terlihat dua pria sedang sibuk. Mereka terlihat berbagi tugas, pria yang satu tampak membelah gentong sesuai pola, sedangkan pria yang mengenakan topi biru fokus membuat pola pakai kapur. Pria bertopi biru itu, yakni Setya Gunawan Wahib Wahab (39) Mantan Kepala Desa Dersalam, yang kini merintis berbagai usaha untuk penuhi kebutuhan keluarga.

Di sela aktivitasnya tersebut, pria yang akrab disapa Wahab itu sudi berbagi kisah hidupnya. Dia mengatakan, setelah masa bakti Kepala Desa Dersalam berakhir, ia memutuskan untuk tidak mencalonkan diri lagi. Dia mengaku pusing mengurusi banyak orang yang punya karakter dan sikap berbeda – beda.

Proses pembuatan taman di dalam gentong. Foto : Rabu Sipan

“Sebenarnya masih banyak warga yang menganjurkan untuk maju nyalon jadi kepala desa lagi. Namun, saya bilang ingin istirahat dan ingin berwira usaha,” ujar Wahab kepada betanews.id, Senin (22/6/2020).

-Advertisement-

Baca juga : Pengusaha Dekor di Kudus Sulap Gentong jadi Taman Indah Bernilai Jual Tinggi

Dia mengungkapkan, setelah purna jadi kepala desa pada tahun 2019, ia pun kemudian merintis usaha dekorasi pesta. Usaha tersebut ia pilih, karena masih berhubungan dengan jiwa seni yang mengalir dalam dirinya. Sebab sedari kecil ia memang menyukai sesuatu hal yang berhubungan dengan kesenian.

Menurutnya, usaha dekorasi yang dirintisnya itu lumayan hasilnya. Orderan juga lumayan ramai. Apalagi saat bulan – bulan tertentu yang memang kerap digunakan untuk melangsungkan pesta pernikahan, orderan bisa sebulan penuh. Untuk harga dekorasi, ia mematok harga mulai Rp 700 ribu.

“Dengan harga tersebut, usaha dekorasi saya lumayan cepat dikenal di Kudus,” ungkap Wahab yang memberi nama usahanya W Galeri.

Selain itu, lanjutnya, dia juga menerima order melukis dinding. Menurutnya, jasa melukis itu ia tarif mulai Rp 250 ribu. Harga tergantung luas dinding yang akan dilukis dan kerumitan objek gambar yang akan digambar. “Saya juga bisa melukis karikatur. Bahkan sering dapat order dari para pejabat di Kudus,” ungkapnya sambil menyulut rokoknya.

Baca juga : Kisah Yitno, Mulai Berjualan Es Krim Sejak Harganya Masih 5 Rupiah

Pria yang sudah dikaruniai tiga anak itu menuturkan, ia juga membuat celengan lukis. Celengan lukis itu terbuat dari kaleng biskuit dan lainnya, yang dia cat ulang dan dilukis gambar – gambar tertentu sehingga lebih menarik. Harga celengan tersebut, satunya dijual Rp 15 ribu untuk ukuran kecil, sedangkan yang besar Rp 25 ribu.

“Saya juga menerima order pembuatan kaligrafi di kanvas. Saat ini saya juga membuat kerajinan gentong taman. Pokoknya order kerjaan yang masih berhubungan dengan kesenian, saya siap mengerjakannya,” tutup Wahab yang punya rencana membuat aquascape tersebut.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER