31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaKISAHKisah Yitno, Mulai...

Kisah Yitno, Mulai Berjualan Es Krim Sejak Harganya Masih 5 Rupiah

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi selatan Jalan KH Turaichan Adjhuri, Kelurahan Langgar Dalem, Kecamatan Kota, Kudus, tampak berderet bangunan ruko. Di dalam ruko nomor dua dari timur, terlihat seorang pria paruh baya ditemani oleh istrinya sibuk menyiapkan pesanan para pembelinya. Pria tersebut yakni Suyitno (60) penjual rujak es krim.

Di sela-sela waktunya melayani pembeli, Suyitno yang berasal dari Klaten itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, datang merantau ke Kudus sekitar 1983. Waktu itu, dia berjualan es dung-dung keliling.

Para pembeli sedang menyantap rujak es krim Pak Yitno, Rabu (17/6/2020). Foto: Rabu Sipan.

“Es dung-dung saya itu sangat istimewa, banyak warga Kudus yang sudah paham dengan cita rasa es dung-dung saya. Makanya selalu laris dibeli pembeli,” ujar pria yang akrab disapa Yitno kepada Betanews.id, Rabu (17/6/2020).

- Ads Banner -

Baca juga: Pelanggan Sampai Antre Demi Mencicipi Rujak Es Krim Pak Yitno

Pria yang berdomisili di Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus itu menambahkan, dari pertama datang ke Kudus hingga sekarang, dia tetap berjualan es dung-dung. Waktu itu, ia menjual es seharga Rp 5 per porsi dan terus bertahan sampai sekarang saat harganya sudah Rp 5 ribu.

Bedanya, masih kata dia, jika dulu ia berjualan keliling, saat ini ia sudah mengontrak ruko. Punya tempat jualan tetap itu lantaran inovasinya saat menjual rujak es krim ternyata diminati banyak kalangan.

Padahal lanjutnya, inovasi membuat rujak dengan es krim itu tidak sengaja. Sewaktu di Klaten, tepatnya pada 2006, ia melihat banyak tetangganya makan rujak serut dicampur es batu. Kemudian, ia pun berpikir seandainya rujak itu dicampur dengan es krim, pasti lebih enak dan banyak yang suka.

Sesampai di Kudus, lanjutnya, ia kemudian membuat rujak serut dicampur es krim. Sesuai perkiraannya, rujak dicampur es krim rasanya memang lebih enak. Yitno yang tadinya jualan es dung-dung keliling, kemudian nekat sewa tempat untuk menjajakan rujak es krim.

Baca juga: Ikan Bakar jadi Menu Andalan Rumah Makan Cemoro Sewu

Alhamdulillah, rujak es krim saya laris diburu pembeli. Bahkan yang beli itu sampai antre. Parkiran penuh terus,” ungkap Yitno yang mengaku rujak es krimnya jadi yang pertama di Kudus.

Dia menuturkan, meski rujak es krimnya laris manis, tapi ia tetap melayani pembelian atau pesanan untuk es dung-dung. Ia juga melayani pesanan partai kecil maupun besar untuk dua dagangannya tersebut.

“Saya berharap usaha saya bisa semakin berkembang. Pembeli makin banyak dan makin laris,” harap Yitno.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler