31 C
Kudus
Minggu, Desember 4, 2022
BerandaTeknologiPemuda Bandungan Bikin...

Pemuda Bandungan Bikin Aplikasi PSBB untuk Bantu Pedagang di Tengah Pandemi

BETANEWS.ID, BANDUNGAN – Mbah Selamet (68) tampak semringah melihat daganganya kini mulai ramai lagi selama pandemi. Kegembiraan ini didapatkan setelah mengikuti saran sekelompok pemuda Kelurahan Bandungan, Kabupaten Semarang, yang menawarkan untuk membantu pemasaran secara daring.

Selama 30 tahun, dia hanya mangkal di Pasar Bandungan menjajakan nasi jagung, sayur lompong, bothok sampai ikan asin. Setiap porsinya dihargai Rp 10 ribu. Kini, jualannya itu sudah bisa dibeli lewat aplikasi, meski nenek yang memiliki tiga buyut itu tidak paham pemasaran di internet. Apalagi tentang aplikasi penjualan daring.

“Diajak mas Rifai itu. Ya ngikut saja saja. Aplikasinya apa ya tidak tahu,” kata Mbah Selamet, Rabu (10/6/2020).

Ganjuar Pranowo menikmati nasi jagung Mbah Selamet di Bandungan, Rabu (10/6/2020). Foto: Ist.
- Ads Banner -

Rifai yang disebut Mbah Selamet adalah pencetus PSBB, aplikasi Pusat Sayur dan Buah Bandungan. Aplikasi tersebut menawarkan berbagai sayur, buah-buahan, kuliner sampai kerajinan khas Bandungan.

Baca juga: Kiprah Petani Milenial Bertanam Sayur Organik, Omzetnya Capai Rp 300 Juta Sebulan

Pria bernama lengkap Riza Rifai itu menjelaskan, aplikasi PSBB dia cetuskan sekitar dua bulan silam bersama empat rekannya. Awalnya, dia resah dengan adanya larangan berjualan di pasar di masa Pandemi Covid-19.

“Tapi kalau hanya resah, kan tidak menyelesaikan masalah. Apalagi peraturannya memang begitu demi keselamatan semuanya. Akhirnya kami berlima rembugan dan lahirlah aplikasi PSBB ini,” beber Rifai.

Rifai mengaku, saat awal-awal mengajak para pedagang, pihaknya sering mendapatkan penolakan dari penjual. Baru lah setelah karyanya itu dipresentasikan kepada camat setempat, dan dibantu para pemuda, para pedagang mulai tertarik. Apalagi, jualan lewat aplikasi kemudian dipandang jadi alternatif setelah kondisi pasar yang sepi.

Baca juga: Diklaim Lebih Sehat, Permintaan Selada Hidroponik di Muria Farm Tinggi

“Sekarang kami punya mitra 100. Ada yang pedagang, petani sampai UMKM. Sekarang transaksinya satu hari sekitar Rp 1,5 juta,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, setiap transaksi, pembeli bisa langsung order by name di aplikasi. Artinya, karena pengusaha tahu tidak cuma satu, misalnya, pembeli bisa menunjuk salah satu di antaranya. Jadi ini pasti akan sangat memudahkan penjual dan pembeli.

“Aplikasi PSB Bandungan ini sudah bisa diunduh di Playstore,” tutup Rifai.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler