BETANEWS.ID, KUDUS – Belasan orang masih terlihat berjibaku untuk memadamkan api yang melahap gudang Istana Ban di Jalan Pantura, Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (4/6/2020) siang. Gudang yang berisi ribuan ban dan velg mobil tersebut dilalap si jago merah, Rabu (3/4/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.
Akibat kebakaran tersebut, lalu lintas Jalan Pantura Kudus-Pati Kamis siang, masih mengalami kemacetan dan mengular hingga lebih dari 5 kilometer. Banyak kendaraan besar, truk hingga mobil pribadi terjebak macet.

Pemilik Istana Ban Kusmiyati, saat ditemui di tempat kejadian menuturkan, akibat kebakaran yang menimpanya itu, ia mengalami kerugian yang tidak sedikit. Bahkan, ia sempat syok saat diberi kabar berita kebakaran tersebut oleh adiknya pada pukul 19.30 WIB. Saat mendengar kabar tersebut, api sudah membesar dan melahap gudang empat lantai tersebut.
Baca juga: Kebakaran Gudang Istana Ban Hingga Siang ini Belum Padam
“Itu yang terbakar gudang bukan toko, jadi tidak ada orang dan tidak ada korban jiwa. Kalau kerugian ban mobil dan velg mobil baru yang terbakar itu sekitar Rp 2 miliar,” bebernya kepada betanews.id.
Warga Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten kudus itu menambahkan, gudang Istana Ban yang terbakar merupakan bangunan empat lantai. Lantai satu dan dua berisi ban dan velg mobil. Sedangkan lantai tiga dan empat berisi ban mobil bagian luar. Menurutnya, semua ban mobil yang terbakar dalam keadaan baru.
“Ban dan velg mobil yang terbakar itu baru semua. Jumlahnya sekitar dua ribuan. Untuk sebab dan kronologi kebakaran kami tidak tahu. Karena saat kejadian gudang itu sedang tutup dan tidak ada orang,” ujar perempuan yang memiliki enam toko ban mobil tersebut.
Baca juga: Si Jago Merah Mengamuk di Istana Ban Kudus, Jalur Pantura Lumpuh
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat gudang Istana Ban itu sulit dipadamkan lantaran gudang empat lantai itu berisi material yang terbuat dari karet. Selain itu, bangunan yang minim ventilasi, membuat pemadaman masih terus berlangsung hingga, Kamis (4/6/2020) siang.
Besarnya api membuat petugas harus berjibaku untuk melakukan pemadaman. Tercatat 20 mobil pemadam kebakaran baik dari Kudus dan Pati dikerahkan untuk menjinakkan api. Pemadam kebakaran juga tidak bisa memasuki area dalam gedung karena dikhawatirkan bisa keracunan monoksida.
Editor: Ahmad Muhlisin

