31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSKebakaran Gudang Istana...

Kebakaran Gudang Istana Ban Hingga Siang ini Belum Padam

BETANEWS.ID, KUDUS – Proses pemadaman gudang milik Istana Ban yang terbakar di Jalan Pantura, Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, masih terus berlangsung hingga Kamis (4/6/2020) siang.

Sulitnya menjinakkan api ini lantaran gudang empat lantai itu berisi material yang terbuat dari karet. Keadaan ini membuat petugas pemadam kebakaran tidak bisa memasuki area dalam gedung untuk memadamkan titik api.

Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api di gudang Istana Ban, Jalan Kudus-Pati, Kudus, Kamis (4/6/2020). Foto: Rabu Sipan.

Proses pemadaman sendiri melibatkan 20 kendaraan pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Kudus, PT Djarum, PT Nojorono, PT Pura Barutama serta dari tim pemadam kebakaran Kabupaten Pati.

- Ads Banner -

Fire Chief PT Djarum Hardi Cahyana mengatakan, saat pihaknya sampai di lokasi pada pukul 19.45 WIB, api sudah membesar. Menurutnya, karena gudang berisi material yang terbuat dari karet, proses pemadaman membutuhkan waktu lama.

Baca juga: Si Jago Merah Mengamuk di Istana Ban Kudus, Jalur Pantura Lumpuh

Hal lain yang menyulitkan pemadaman api adalah bangunannya dalam keadaan tertutup dan tidak ada ventilasi. Dalam proses pemadaman tersebut, tim damkar tidak bisa melihat titik api di dalam gudang. Sehingga mengakibatkan proses pemadaman tidak bisa maksimal dan mengalami banyak kendala.

“Kendalanya di proses pemadaman ini karena bangunan tidak ada jendelanya. Seharusnya proses pemadaman material karet itu harus diurai. Karena tidak ada jendela, saya tidak berani memaksakan anggota kami masuk untuk mengurai karet yang terbakar. Bahaya kalau tidak ada jendelanya anggota kami bisa keracunan monoksida,” ungkapnya.

Baca juga: Kerugian Kebakaran Gudang Istana Ban Capai Rp 2 Miliar

Saat ini, lanjutnya, yang dilakukan hanya menahan agar bangunan gudang tidak roboh, dengan cara terus menyemprot air pada bangunan. Penyemprotan terus-menerus ini agar dinding selalu dingin dan tidak cepat runtuh.

“Proses pemadaman sendiri sudah menerjunkan 20 armada mobil kebakaran. Serta sudah bolak balik setiap mobilnya lima kali. Kami minta doanya agar proses pemadaman cepat selesai dan bangunan tidak roboh,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler