31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaBISNISBanjir Pesanan Sangkar...

Banjir Pesanan Sangkar Burung, Kinung Ajak Kawannya yang Kena PHK

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria telihat menekuk bilah bambu dengan sebuah alat dari besi di dalam sebuah ruangan rumah. Sesekali, ia mengatur setingan alatnya agar bilah yang ditekuk, bentuknya seusai harapan. Pria tersebut yakni Muhammad Nur Afif (27), pembuat sangkar perkutut.

Pria yang akrab disapa Kinung itu menuturkan, sejak pandemi Corona, usaha sangkar burungnya tersebut justru mengalami peningkatan pesanan. Karena kewalahan, ia akhirnya memperkerjakan kawannya yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kebetulan, sejak ada corona ada dua temannya yang di-PHK dan dirumahkan oleh perusahaan mereka bekerja. Daripada mereka menganggur, Kinung pun mempekerjakan mereka untuk memenuhi pesanan sangkar burung dari pelanggannya.

- Ads Banner -

“Kedua teman saya itu sebelumnya kerja di perusahan furnitur bagian ukir. Jadi sesuai, soalnya saya ini lagi inovasi membuat sangkar burung perkutut yang ada motif ukirnya,” ujar Kinung sambil melanjutkan menekuk bilah bambu.

Baca juga: Sangkar Motif Kejawen Paling Diburu Penghobi Perkutut

Sistem kerjanya, lanjut Kinung, temannya tersebut diupah secara borongan dan bisa dikerjakan di rumah mereka masing-masing. Bahan dikirim setelah jadi mereka menelepon dan Kinung akan mengambil barang sekaligus mengirim bahannya.

“Aku berharap sangkar burung perkutut hasil karya saya makin diminati dan makin banyak pemesan. Sehingga saya bisa menolong banyak orang dengan memberi mereka pekerjaan,” harap Kinung yang memberi merek sangkarnya Cikal Bakal Farm itu.

Menurutnya, sangkar burung perkutut hasil karyanya sangat khas dan kokoh. Masih mempertahankan khas kejawen dengan kubah rajut menjalin, serta ada garansi sebulan untuk kerusakan sangkar.

“Karena kokoh itu saya berani beri garansi sebulan. Sebab saya tahu pasti kalau tidak dibanting, sangkar buatan saya tidak akan rusak,” jelas pria yang mulai menekuni pembuatan sangkar burung sejak 2018.

Untuk harga, tuturnya, sangkar Cikal Bakal Farm dipatok berbeda. Harga tergantung dari motif serta kerumitan pembuatan sangkar. Meski sudah punya ciri khas, kokoh, dan bergaransi, ia mematok harga sangat terjangkau untuk hasil karyanya. Yakni mulai Rp 150 ribu sampai Rp 800 ribu per sangkar.

Baca juga: Berinovasi saat Pandemi, Permintaan Sangkar Burung Buatan Kinung Meningkat

“Itu untuk harga sangkar yang kami produksi setiap harinya. Untuk harga Rp 1 juta ke atas kami hanya menerima pesanan khusus,” beber Kinung.

Peminat sangkar burung perkutut karyanya, masih kata Kinung, tidak hanya orang Kudus saja. Namun seantero Pulau Jawa, serta ada beberapa pesanan dari Pulau Sumatra. Selain memasarkan secara daring, dia juga punya pedagang tetap yang siap menampung sangkar perkututnya.

“Saya bersyukur, meski ada Corona, permintaan sangkar burung perkutut kami mengalami peningkatan. Meski begitu, saya berdoa semoga saja Corona cepat hilang,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler