31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

SMK Jateng Produksi APD, Jika Berlebih Akan Dikirim ke Daerah Lain

BETANEWS.ID, SEMARANG – Siswa-siswi SMK di Jawa Tengah memanfaatkan masa belajar di rumah dengan memproduksi alat pelindung diri (APD) dan masker. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu pemerintah dalam mencukupi kebutuhan tenaga medis guna penanggulangan penyebaran Covid-19 di Jateng.

Hasil produksi APD dan masker oleh siswa-siswi SMK tersebut dikirim Dinas Pendidikan dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jateng ke Wisma Perdamaian, hari ini (8/4/2020). Ada sebanyak 2500 APD dan 2.150 masker yang diterima langsung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo (pakai helm) melihat APD hasil produksi siswa-siswi SMK di Jateng. Foto: Ist

Ketua MKKS Jateng Samiran menjelaskan, APD dan masker tersebut diproduksi oleh siswa-siswi jurusan tata buasana. Modal yang digunakan untuk produksi APD dan masker sebesar Rp 70 juta. Dana tersebut bersumber dari dana tanggap bencana di MKKS.

-Advertisement-

Baca juga: Perusahaan Leasing Harus Taati Aturan, Ganjar: ‘Jangan Bikin Masyarakat Lebih Susah’

“Kami berkoordinasi dan menggerakkan mereka untuk membantu penanganan Covid-19 di Jateng,” ujar Samiran saat penyerahan APD dan Masker.

Dia mengatakan, kegiatan ini diupayakan untuk pemeruhan kebutuhan tenaga medis di Jawa Tengah. Namun, jika kebututuhan di wilayah ini mencukupi, hasil produksi siswa-siswi SMK ini bisa dikirim ke daerah lain dalam menganggulangi penyebaran virus corona.

Baca juga: Pemegang Kartu Prakerja Bisa Dapat Rp 3,5 Juta, Ganjar: ‘Yang Kena PHK Buruan Daftar!’

“Jika di Jateng sudah terpenuhi, kami berinisiatif untuk membantu daerah lain. Ada beberapa daerah, misal dari Kalimantan, Palembang, Jakarta, meminta kepada kami,” ujar Samiran.

Dalam kesempatan yang sama, Ganjar memberikan apresiasi yang tinggi kepada siswa-siswi SMK di Jateng yang turut andil dalam penanganan Covid-19. Mereka, katanya, adalah siswa-siswi yang terampil menjahit dan mempraktikkan ilmunya.

Baca juga: Warga Jateng Dijatah Rp 200 Ribu per Bulan Selama Wabah Corona

“Saya melihat hasilnya juga bagus. Saya bangga, selain mereka praktik ilmu yang didapat, juga peduli dalam penanganan penyebaran virus corona,” tutur Ganjar.

Ganjar mengaku trenyuh saat ada inisiatif untuk mengirim hasil APD dan masker itu ke daerah lain, ketika kebutuhan di Jateng terpenuhi. Dirinya sangat sepakat, jika hasil produksi bisa dikirim ke wilayah episentrum corona, yakni di DKI Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi dan daerah lain.

Baca juga: 1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

Dia mendorong agar para siswa memanfaatkan peluang yang ada saat ini. Mereka bisa memproduksi APD dan masker untuk dijual. Selain mempraktikkan ilmu yang didapat, mereka juga bisa belajar berwirausaha.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER