31 C
Kudus
Jumat, November 27, 2020
Beranda Jateng Pemegang Kartu Prakerja...

Pemegang Kartu Prakerja Bisa Dapat Rp 3,5 Juta, Ganjar: ‘Yang Kena PHK Buruan Daftar!’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pandemi virus corona berdampak begitu nyata pada sektor ekonomi di Indonesia, tak terkecuali di Jawa Tengah. Hingga kini ada puluhan ribu buruh di Jateng terkena PHK dan dirumahkan. Pemerintah telah mengeluarkan Kartu Prakerja sebagai solusi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada para buruh yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan tetap tenang. Mereka bisa memanfaatkan program dari Pemerintah Pusat untuk mendapatkan Kartu Prakerja.

“Untuk teman-teman yang terkena PHK atau dirumahkan bisa memanfaatkan program dari pemerintah ini. Silakan mendaftar untuk mendapatkan Kartu Prakerja. Teman-teman buruh bisa mendaftar di Dinas Keternagakerjaan kabupaten/kota, atau Dinas Ketenagakerjaan Provinsi,” ujar Ganjar, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Perusahaan Leasing Harus Taati Aturan, Ganjar: ‘Jangan Bikin Masyarakat Lebih Susah’

Ganjar menjelaskan, bagi pemegang kartu akan mendapat sejumlah fasilitas pelatihan selama empat bulan. Selama pelatihan tersebut mereka akan menerima fasilitas senilai Rp 3.550.000.

Dari nilai total tersebut, kata Ganjar, Rp 1 juta di antaranya akan digunakan untuk anggaran pelatihan. Sedangkan Rp 2,4 juta di antaranya akan diberikan kepada pemegang Kartu Prakerja sebagai uang saku selama pelatihan dan Rp 150 ribu untuk uang survei.

Baca juga: Warga Jateng Dijatah Rp 200 Ribu per Bulan Selama Wabah Corona

Untuk bisa mendapatkan Kartu Prakerja, Ganjar mengatakan mereka harus berkewarganegaraan Indonesia, berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Provinsi Jawa Tengah, katanya, mendapat kuota Kartu Prakerja untuk 421.705 orang. Total anggaran yang disiapkan untuk pelatihan bagi para buruh yang di-PHK atau dirumahkan sebesar Rp 1,49 triliun.

Baca juga: 1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

“Sementara hingga kini baru ada 19 ribu orang yang mendaftar. Peluang masih terbuka lebar, karena yang mendaftar baru 5 persen. Silakan teman-teman buruh segera mendaftar. Ini harus dimanfaatkan,” tutur Ganjar.

Ganjar menambahkan, hingga 6 April 2020 tercatat sebanyak 24.200 karyawan terkena PHK dan dirumahkan akibat lesunya kegitan industri. Di Jateng terdapat 191 perusahaan yang merumahkan dan mem-PHK karyawannya. Perusahaan tersebut memiliki total karyawan sebanyak 148.791 orang.

Editor: Suwoko

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

Kue Kamir Khas Arab, Pertama di Kudus yang Kini jadi Primadona

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan KH Ahmad Dahlan sebelah barat Perempatan Sucen, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Kudus tampak terlihat kedai penjual...

Awalnya Hanya Hobi Ternak Ikan Guppy, Gankzoe’s Malah Mampu Ekspor

BETANEWS.ID, KUDUS - Di ruangan sebuah rumah yang berada di RT 8 RT 3 Gang Sendrong, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten...

Nganggur 8 Bulan Akibat Pandemi, Ari Bangkit Jualan Tanaman Hias di Tepi Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi jalan sebelah lapangan sepak bola Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tampak mobil pikap yang mengangkut...

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

Pemkab Kudus Tak Larang Gelar Pesta Pernikahan, tapi Jangan Ada Panggung Hiburan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menegaskan tidak pernah melarang gelaran pesta pernikahan selama masa pandemi. Namun, pihaknya terus mengimbau pelaksanaannya...

Nissan Beri Diskon Gila-Gilaan Jelang Akhir Tahun Ini

BETANEWS.ID, KUDUS - Bagi Anda yang tengah mencari mobil jenis Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) , Multi Purpose Vehicle (MPV) ataupun Sport...