31 C
Kudus
Senin, Mei 27, 2024

Eks Napiter Sumbang Ribuan Masker, Harun : ‘Ini Jahit Sendiri Selama Sepekan’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Mantan narapidana teroris menyumbangkan 1.350 masker untuk masyarakat di Provinsi Jawa Tengah. Ribuan masker tersebut merupakan hasil produksi dari para napiter yang tergabung dalam Yayasan Gema Salam.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menerima langsung bantuan yang diserahkan oleh perwakilan eks napiter tersebut di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (13/4/2020).

Bantuan berupa 1.350 masker kain tersebut, merupakan bentuk inisiatif Yayasan Gema Salam terkait wabah Covid-19 yang sedang terjadi di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Yayasan Gema Salam sendiri, merupakan wadah bagi mantan napiter di Jawa Tengah yang didukung oleh Bapas Surakarta dan Yayasan Prasasti Perdamaian.

-Advertisement-

Baca juga : Unik, KJ Phone Bagi-Bagi Masker dan Hand Sanitizer Gunakan Kostum Super Hero

“Ini bentuk kepedulian kami kepada pemerintah dan masyarakat Jawa Tengah di tengah wabah Corona. Kami ingin membantu meskipun dalam bentuk yang kecil. Harapannya ini bisa membantu masyarakat agar tetap menaati peraturan pemerintah untuk mengenakan masker,” ujar Joko Tri Harmanto alias Jack Harun.

Guburnur dan Wakil Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen menerima bantuan masker dari perwakilan eks napiter. Foto : Ist

Harun menjelaskan, 1.350 masker itu terdiri atas 1.000 masker dari kain kaos dan 350 dari kain batik. Ribuan masker tersebut dibuat sendiri oleh kawan-kawan di Yayasan Gema Salam.

“Ini jahit sendiri, untuk yang ikut menjahit ada dua orang, yang lain bantu kaos dan alat lainnya. Bahan kami ambil dari sisa jahitan kaos dan baju batik untuk kemudian kami jahit menjadi masker. 1.000 masker itu satu pekan, sehari bisa 100 masker,” jelasnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo berterima kasih atas bantuan yang diberikan tersebut. Gerakan masker itu ternyata tidak berhenti tetapi masuk dan mengusik pikiran orang-orang untuk selalu menjaga dan menyehatkan.

Baca juga : Pedagang yang Tidak Kenakan Masker Dilarang Berjualan

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh kawan-kawan di Yayasan Gema Salam sangat luar biasa. Di tengah masyarakat harus menjaga diri dan sehat, serta kekurangan peralatan sederhana seperti masker maka kontribusi Yayasan Gema Salam memberi kontribusi berupa bantuan masker.

“Saya tidak pernah menghitung jumlahnya, satu pun kalau itu diberikan dengan ikhlas dan ingin disumbangkan untuk kemanusiaan, buat saya itu seperti sejuta masker yang diberikan bahkan lebih. Terpenting adalah ketulusan hati, niat yang baik, dan ini bagian dari sakitnya bangsa, sakitnya negara, deritanya rakyat, kita semua menanggung bersama,” katanya.

Baca juga : Makam Pahlawan Disiapkan Bagi Garda Terdepan yang Gugur Melawan Corona

Selain 1.350 masker kain dari Yayasan Gema Salam, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menerima bantuan dari grup Cimory, United Bike, dan PT Pesona Wisata Jateng yang memberikan 1.500 APD dan 5.000 botol susu untuk tenaga medis. Ada juga bantuan 2.000 hand sanitizer dari PT Kosmetika Tama Super Indah.

“Bantuan ini pasti sangat membantu, khususnya bagi tenaga medis yang berada di benteng terakhir, mereka harus berjuang, nyawa dipertaruhkan, dan tidak bisa menemui orang yang disayang,” pungkas Ganjar.


Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER