BETANEWS.ID, KUDUS – Lima orang tampak duduk di tenda yang bertuliskan Posko Kampung Siaga Covid-19 yang terletak di Balai Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Salah satu dari mereka adalah Suharto (53). Pria yang siang itu menggunakan seragam dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) itu tampak sedang memberi arahan kepada empat orang lain yang sedang berjaga.
Saat ditemui, Suharto menyampaikan, pihak desa sudah menyiapkan lima ruangan di balai desa sebagai tempat karantina pemudik. Ruangan ini sudah disiapkan sejak dua pekan lalu.

“Setiap warga yang merantau akan kami arahkan ke tempat karantina yang disediakan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Kudus. Ini nanti akan kami gunakan jika tempat yang disediakan pemkab sudah tidak dapat menampung pemudik,” terang Sekretaris Desa Gondangmanis itu, Senin (27/4/2020).
Sambil membuka pintu ruangan yang disediakan untuk isolasi, dia melanjutkan, lima ruangan tersebut nantinya dapat menampung 15 orang pemudik. Adapun fasilitas yang disediakan adalah kasur, bantal, guling, tempat sampah, lampu, kipas angin, wifi dan tiga toilet. Tak hanya itu, desa juga menyiapkan makan tiga kali sehari.
“Saat ini sudah bisa digunakan, meski belum ada warga yang diisolasi. Sedangkan warga Gondangmanis yang mudik dan sudah melewati masa karantina mandiri selama dua pekan ada sekitar 350 orang,” jelasnya.
Bhabinkamtibmas Desa Gondangmanis Judi Kristianto (42) menambahkan, pihak kepolisian juga sudah mengecek lokasi isolasi. Menurutnya, lokasi tersebut memang sudah siap dan bisa digunakan.
Baca juga: Pemkab Kudus Enggan Terapkan PSBB
“Ini tadi dari kepolisian sudah datang kesini dan melakukan pengecekan dan penilaian. Ini juga ada jadwal Relawan Siaga Covid-19, jadi nanti ada yang jaga 24 jam di sini. Relawannya dari masyarakat dan perangkat desa. Untuk keamanan nanti dibantu dari bhabinkamtibmas,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

