31 C
Kudus
Selasa, Maret 31, 2020
Beranda Ekonomi Sudah Uji Lab,...

Sudah Uji Lab, Paving Produksi UD Noor Jaya Kualitasnya Tak Perlu Diragukan

BETANEWS.ID, KUDUS – Suara diesel terdengar bising di dalam gudang yang terletak di tepi barat Jalan Lingkar Timur Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Di antara suara deru diesel terlihat beberapa pria sedang sibuk membuat paving blok dengan alat press. Tempat tersebut yakni Usaha Dagang (UD) Noor Jaya yang produksi paving block diklaim berkualitas dan lolos uji laboratorium.

Adnan (41) selaku mandor di UD Noor Jaya menuturkan, paving blok produksi UD Noor Jaya kualitasnya sudah diuji di labotarium. Jadi kekuatannya tidak perlu diragukan. Karena itulah banyak pelanggan yang percaya dengan kualitas paving blok produksi UD Noor Jaya. Selain kuat, lanjutnya, paving blok UD Noor Jaya juga presisi, jadi cepat proses pemasangannya.

“Pelanggan kami itu kebanyakan dari perusahaan kontraktor. Dan mereka sering minta hasil uji laboratorium paving blok kami. Dengan hasil uji laboratorium tersebut, para perusahaan kontraktor akan tahu kekuatan paving blok produksi kami,” ujar Adnan kepada betanews.id

Beberapa pekerja di UD Noor Jaya sedang membuat paving. Foto: Rabu Sipan

Pria yang tercatat sebagai warga Desa Bulung Kulon, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus itu mengungkapkan, selama ini tidak ada pelanggan yang komplain. Entah itu untuk uji laboratorium atau pun untuk kekuatan paving blok produksi UD Noor Jaya.

Bahkan saat ada pembeli baru, tambahnya, mereka biasanya kemudian berlangganan setelah tahu kualitas paving blok produk UD Noor Jaya. Apalagi bila pembeli itu datang ke tempat produksi, mereka langsung percaya karena lihat bahan yang digunakan.

“Untuk menghasilkan paving blok bagus dan kuat sesuai keinginan pelanggan, kami memang menggunakan bahan berkualitas. Pasir kami menggunakan pasir Muntilan. Sedangkan semen gunakan Semen Gresik,” urainya.

Dia mengatakan, UD Noor Jaya dirintis oleh bosnya 13 tahun yang lalu. Menurutnya, saat dia baru mulai kerja, bosnya hanya memiliki satu alat pencetak paving blok. Sedangkan sekarang sudah punya lima alat press pencetak paving blok.

“Dari lima alat pencetak paving blok itu biasanya kami mencetak sekitar 100 meter persegi sehari. Jumlah itu saat sepi permintaan. Tapi saat bulan – bulan proyek berjalan, UD Noor Jaya bisa produksi seribu meter persegi sehari, atau sekitar 12 ribu buah paving blok,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, paving blok produksi UD Noor Jaya dijual dengan harga Rp 50 ribu permeter persegi untuk bentuk segi enam. Sedangkan yang bentuk persegi panjang dijual dengan harga Rp 52 ribu semeter perseginya.

Saat ini pelanggan paving block UD Noor Jaya sudah banyak. Tidak hanya Kudus saja tapi juga meliputi eks Karesidenan Pati, juga Solo Raya, Semarang. “Bahkan beberapa kali kami mengirim ke Pemalang,” ungkap Adnan.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

20,596FansSuka
13,415PengikutMengikuti
4,309PengikutMengikuti
10,120PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk menanggulangi kasus penyebaran virus corona. Dana tersebut akan...

Polisi Kudus Datang, Kerumunan Muda-Mudi Tunggang-Langgang

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara sirine dari mobil polisi memecah suasana malam di sekitar GOR Bung Karno Kudus, Sabtu (28/3/2020) malam. Dari pengeras...

Produksi Dupa di Kudus Terdampak Corona

BETANEWS. ID, KUDUS - Aroma dupa tercium di sebuah ruangan berukuran 4,5 x 3 meter di Desa Loram Kulon, RT 01 RW...

Peduli Pencegahan Corona, Pemdes Jepang Adakan Penyemprotan Disinfektan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil pick up terlihat melintas di sebuah jalan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Terdengar suara dari...

Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

BETANEWS.ID, SEMARANG - Presiden Jako Widodo memerintahkan semua kepala daerah untuk meniru langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kasus dan dampak...

Perangi Covid-19, Rumah Warga Ketitang Wetang Kembali Disemprot Disinfektan

BETANEWS.ID, PATI -Wabah Covid-19 kian membuat warga berbondong-bondong mencari langkah-langkah pencegahan awal. Tak terkecuali warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati...

Sembilan Jurnalis Pati yang Kontak dengan Mbah Roso Dinyatakan Negatif Covid-19

BETANEWS.ID, PATI – Sembilan wartawan di Kabupaten Pati telah menjalani rapid test, yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati di halaman Stadion...