BETANEWS.ID, KUDUS – Tampak sebuah tenda besar dengan puluhan kursi di lapangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Raden Umar Said Kudus, pada Kamis (12/03/2020). Tenda tersebut merupakan satu di antara sejumlah kelas inspirasi dalam kegiatan Maret Festival (MARFEST) 2020. Di dalam tenda itu terlihat seorang perempuan sedang memberi arahan untuk foto bersama. Dia yakni Ita Sembiring, penggagas MARFEST 2020 dengan tema ‘Bersiap Menuju Revolusi Industri 4.0’.

Setelah foto bersama, Ita sapaan akrabnya menjelaskan kepada betanews.id tentang acara tersebut. MARFEST 2020 digagas untuk menyerukan merdeka belajar. Yakni, sebuah paradigma baru yang mendorong kebebasan kepada peserta didik untuk belajar sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Otonomi ini diyakini mampu menghasilkan inovasi dan memberdayakan peserta didik agar cepat adaptasi dengan dunia kerja.
“Dengan ilmu tambahan yang kita lakukan ini, harapannya setelah anak-anak lulus nanti memiliki keterampilan. Karena dengan bekal keterampilan mereka tidak kaget memasuki revolusi industri. Jadi selain belajar akademik, dengan acara seperti ini, anak-anak akan mendapat pelajaran ilmu hidup dan siap saat terjun berhadapan dengan masyarakat nanti,” terangnya, Kamis (12/3/2020).
Dia mengungkapkan, bahwa memiliki keterampilan saja masih belum cukup, jika tidak siap memasuki industri. Maka, acara tersebut diharapkan dapat membekali wawasan yang luas terhadap siswa, agar menjadi lulusan yang kompeten dan paham harus berbuat apa ketika sudah menyelesaikan studinya.
Ita juga menambahkan, SMK Raden Umar said Kudus yang dikenal sebagai sekolah animasi menggelar MARFEST sebagai ajang multi event yang menyuarakan semangat merdeka belajar untuk dunia pendidikan Indonesia.
Acara tersebut mengundang 12 tokoh lintas ilmu dan profesi, diantaranya Aulia Marinto (VP Marketing Management IndoHome), Naya Anindhita (Sutradara Film), Butet Kartaredjasa (Pekerja Seni), Bene Dion (Penulis Script), Daryl Wilson (CEO Kumata Studio), Chandra Endroputro (CEO Temotion Tempo Animation), Aghi Narottama (Komposer Musik Film), Tommy Tjokro (CEO Sepikul Institute), Mahesa Desaga (Sutradara Film), Mia Utari (Owner of Amithya.mia), Muhammad Misrod (Komikus), dan Eka Adrianie (Founder dots Indonesia).
“Selain kelas inspiratif juga ada pameran karya, peragaan busana dan musik. Maret Festival berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12 hingga 14 Maret 2020, dan diselenggarakan di SMK Raden Umar said Kudus yang merupakan salah satu SMK binaan Djarum foundation,” tambah praktisi pendidikan itu.
Editor : Kholistiono

