31 C
Kudus
Rabu, April 1, 2020
Beranda Gaya Hidup Sarat Filosofi, Sangkar...

Sarat Filosofi, Sangkar Burung Perkutut Akim Berharga Rp 5 Juta

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan pria tampak asyik menyaksikan burung perkutut yang digantung pada batang bambu. Di samping mereka terlihat seorang pria mengenakan kaus sedang memberi minum burung perkutut. Tampak perkutut tersebut berada dalam sangkar mewah dengan hiasan ukiran. Sangkar dan burung itu milik Mustakim yang harganya jutaan rupiah

Mustakim mengatakan, sangkar burung perkututnya itu harganya Rp 5 juta. Dia beranggapan, sangkar itu merupakan rumah bagi si burung. Jadi harus dibikin mewah dan mahal. Agar bisa menambah wibawa untuk si perkutut itu sendiri.

“Jujur ya, burung perkutut saya ini harganya palingan sekitar Rp 2 juta. Tapi agar bisa menambah wibawa saya beri sangkar seharga Rp 5 juta. Tapi bagi yang tidak tahu pasti dikira harga burung saya lebih mahal dari sangkarnya,” ucap pria yang akrab disapa Akim kepada betanews.id.

Baca juga : Kung Muria Kudus Lepas Ratusan Perkutut Agar Lestari di Alam Bebas

Pria warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu menuturkan, sangkar burungnya itu mengandung filosofi dan bahannya juga dari kayu pilihan. Ukiran atas yang berbentuk nanas itu diambil dari Surat An-Nas.

“Itu maksutnya gini, hidup itu tidak mudah dijalani. Dan Surat An-Nas kan agar selalu dapat perlindungan Allah SWT. Jadi kita harus selalu berharap pertolongan dan lindungan Sang Kuasa,” ungkap pria yang memiliki 50 ekor perkutut lokal.

Dia menambahkan, selain ukiran berbentuk nanas, bawahnya ada mahkota. Filosofinya agar burung perkutut saya nyaman bak raja. Di sangkarnya juga ada puluhan biji tasbih yang terbuat dari kayu gaharu. Agar harumnya mewangi.

Baca juga : Harus Inden untuk Bisa Miliki Sangkar Burung Anggungan Buatan Kinung

“Tidak hanya itu kunci pintu sangkarku itu terbuat dari kayu kaokah. Dan juga ada hiasan diamond nya serta ada batu dari Pulau Natuna. Dan yang terpenting sangkar burung perkutut lokal itu harus ada bambu wulungnya,” ungkapnya.

Sebenarnya sangkar yang dibawanya belum begitu mahal. Karena dirinya pernah punya sangkar perkutut seharga Rp 15 juta. Dan sangkar tersebut kini sudah laku. “Selain pecinta perkutut, saya juga perajin sangkar khusus burung perkutut,” ujar Akim.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

20,599FansSuka
13,415PengikutMengikuti
4,309PengikutMengikuti
10,120PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk menanggulangi kasus penyebaran virus corona. Dana tersebut akan...

Polisi Kudus Datang, Kerumunan Muda-Mudi Tunggang-Langgang

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara sirine dari mobil polisi memecah suasana malam di sekitar GOR Bung Karno Kudus, Sabtu (28/3/2020) malam. Dari pengeras...

Produksi Dupa di Kudus Terdampak Corona

BETANEWS. ID, KUDUS - Aroma dupa tercium di sebuah ruangan berukuran 4,5 x 3 meter di Desa Loram Kulon, RT 01 RW...

Peduli Pencegahan Corona, Pemdes Jepang Adakan Penyemprotan Disinfektan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil pick up terlihat melintas di sebuah jalan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Terdengar suara dari...

Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

BETANEWS.ID, SEMARANG - Presiden Jako Widodo memerintahkan semua kepala daerah untuk meniru langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kasus dan dampak...

Perangi Covid-19, Rumah Warga Ketitang Wetang Kembali Disemprot Disinfektan

BETANEWS.ID, PATI -Wabah Covid-19 kian membuat warga berbondong-bondong mencari langkah-langkah pencegahan awal. Tak terkecuali warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati...

Sembilan Jurnalis Pati yang Kontak dengan Mbah Roso Dinyatakan Negatif Covid-19

BETANEWS.ID, PATI – Sembilan wartawan di Kabupaten Pati telah menjalani rapid test, yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati di halaman Stadion...