BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah kertas bertuliskan himbauan terpasang di pintu gerbang Pondok Pesantren Al Furqon, Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Di pondok tersebut, terlihat seorang pria mengenakan baju koko berwarna abu-abu mengajak masuk santri-santri di sana. Dia yakni Yusuf Azhari (31), Wakil Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Furqon.
Yusuf begitu dia akrab disapa, sudi berbagi cerita kepada betanews.id tentang upaya pencegahan Covid-19 di ponpes tersebut. Menindaklanjuti intruksi dari PWNU Jawa Tengah, maka Ponpes Al Furqon akan memulangkan santrinya. Dari sekitar 280 santri, ada sekitar 25 santri yang menginginkan tetap tinggal di ponpes itu.
“Sementara ini, ada sekitar 25 santri yang masih ingin di pondok. Sebagian orang tua santri juga menginginkan anaknya di pondok dulu, soalnya merasa lebih aman jika di sini. Selain itu, mereka juga masih bisa mengaji melanjutkan hafalannya,” terangnya, Rabu (25/3/2020).
Baca juga : Lawan Corona, Warga Kauman Kudus Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Semenjak ada imbauan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Ponpes Al Furqon mulai mewajibkan seluruh santri untuk minum empon-empon yang disediakan setiap pagi. Selain itu juga wajib mengkonsumsi vitamin. Untuk sore hari juga wajib minum madu demi menjaga imun para santri.
“Setiap pagi mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB kami wajibkan membersihan lingkungan pondok. Jadi semua santri ikut kerja bakti agar lingkungan tetap bersih. Sebetulnya kondisi baik-baik saja, tapi karena ada imbauan jadi kami mengikuti,” jelas Yusuf.
Di pintu gerbang ponpes tersebut, tampak seorang remaja berjilbab menyemprotkan antiseptik ke tangan setiap orang yang hendak masuk ke ponpes. Dia adalah Nurul Muflikhah, satu di antara santriwati di sana. Dia menjelaskan, bahwa setiap orang yang masuk harus disemprot tangannya dengan antiseptik.
Baca juga : Pulangkan Santri, Ponpes Al Furqon Sewa Bus Demi Antisipasi Covid-19
“Selain itu, setiap santri yang ingin masuk kantin juga wajib disemprot tangannya. Kami juga ada piket bersih-bersih, jadi khusus bagian yang sering disentuh tangan kita semprot dengan desinfektan dua kali sehari,” tambahnya.
Editor : Kholistiono

