31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Kudus SMK Wiskar Pelayaran...

SMK Wiskar Pelayaran Terima Sertifikat Kemenhub, Lulusannya Bisa Jadi Nahkoda Andal Dukung Tol Laut

SEPUTARKUDUS.COM, MLATI NOROWITO – Bendera Indonesia, Jepang dan Singapura terlihat berkibar di tiang bendera SMK Wisudha Karya Kudus. Puluhan siswa dengan perlengkapan drum band bersiap-siap menyambut Menteri Perhubungan Indonesia Budi Karya Sumadi berserta rombongan. Tak lama, menteri yang ditunggu berjalan dari arah gerbang sekolah menuju kursi sofa hitam depan panggung utama.

Ruang simulasi SMK Pelayaran Wisudha Karya Kudus 2017_3_25
Ruang simulasi SMK Pelayaran Wisudha Karya Kudus. Foto: Imam Arwindra

- Ads Banner -

Dia Duduk di samping Primadi Serad, Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation serta Bupati Kudus Musthofa. Nampak pula di deretan kursi VVIP, Kepala Polisi Daerah Jawa Tengah (Kapolda) Irjen Condro Kirono, Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar, perwakilan Sumitumo Mitsui Banking Corporation (SMBC), Kongsberg, ITE Education Services(ITEES), Marikita dan beberapa pejabat teras Kabupaten Kudus.

Mereka datang di SMK Wisudha Karya (Wiskar) Kudus untuk program penyerahan sertifikasi persetujuan dari Kementrian Perhubungan, memorandum of understanding (MoU) dan bantuan fasilitas praktik pelayaran.

Saat di panggung utama, Budi Karya Sumadi menuturkan, dirinya berterima kasih kepada perusahaan swasta, di antaranya Djarum Fundation dan para investor yang berperan aktif dalam sektor pendidikan. Menurunya, pemerintah membuka ruang selebar-lebarnya untuk perusahaan swasta agar turut andil dalam pendidikan, terutama di sektor kelautan. “Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Djarum yang membuat SMK di Kudus semakin maju,” katanya, Kamis (23/3/2017).

Dirinya menjelaskan, Indonesia negara maritim. Presiden Joko Widodo telah memberikan prioritas untuk meningkatkan kemaritiman, satu di antaranya melalui Tol Laut. Menurutnya, sangat dibutuhkan tenaga terampil untuk mewujudkan visi tersebut. Negara butuh sumber daya manusia yang berkualitas dengan sertifikasi international.

“Apresiasi saya berikan untuk Djarum Fundation dan SMK Wisudha Karya. Lulusan terbaik berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Jakarta dan daerah lain tanpa tes,” jelasnya yang disambut tepuk tangan.

Menurutnya, proses sertifikasi ini memerlukan waktu yang cukup panjang. Dengan talenta, bakat dan kompetensi yang ada, siswa berkesempatan menjadi nahkoda yang unggul dan dapat merintis karir di dunia pelayaran. Dengan adanya SMK Wisudha Karya, anak-anak di Kudus dan sekitarnya berkesempatan belajar dengan didukung teknologi yang luar biasa.

Selain itu, kata Budi, siswa dari Indonesia timur, di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku dan 12 siswa dari Papua berkesempatan untuk ikut belajar. “Saya juga berterima kasih kepada Dubes Singapura atas kerjasamanya. Tidak dimungkiri, dukungan negara maju terutama di bidang pendidikan pelayaran sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Progam Direktur Bakti Pendidikan Djarum Foundation Primadi Serad menuturkan, SMK Wisudha Karya telah memenuhi persyaratan Standards of Training, Certification and Watchkeeping (STCW) dari International Maritime Organization yang diserahkan langsung Kementrian Perhubungan. Menurutnya, dengan capaian ini SMK Wisudha Karya telah menjadi satu di antara tiga sekolah menengah kejuruan maritim yang mendapatkan sertifikat tersebut.

Dampaknya, kata Primadi, lulusannya akan diberikan lisensi perwira kapal yang dapat digunakan bekerja di kapal niaga di dalam maupun luar negeri. “SMK Wisudha Karya juga ada MoU dengan  sekolah kejuruan Singapura ITEES dengan progam joint-degree di bidang marine angineering. Lulusan dari progam ini akan menerima Higher National ITE Certificate dan di wisuda di kampus ITE Singapura,” jelasnya dalam siaran pers.

Sekolah maritim dengan keahlian Nautika Kapal Niaga dan teknika Kapal Niaga, menurut Primadi saat awal peresmian masih belum dilengkapi dengan peralatan yang memadai. Namun saat ini, SMK Wisudha Karya menjadi satu-satunya sekolah kejuruan maritim di Indonesia yang memiliki peralatan canggih Class A Full Mission Bridge Simulation. Lulusan Kapal Niaga akan diberikan sertifikasi ahli Nautika tingat IV.

Sedangkan keahlian Teknik Kapal Niaga, tambahnya, pada tahun 2014 perlengkapan sudah ditambahkan untuk praktik pembelajaran. Lulusannya nanti akan diberikan sertifikasi ahli Teknika Kapal Niaga tingkat IV. “Peningkatan kualitas sarana pembelajaran dan kurikulum akan membekali para taruna dengan pendidikan dan pelatihan yang memili standar international,” terangnya.

- Advertisement -
Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler