Hermin, Trah Sunan Kalijaga yang Gemar Koleksi Barang-barang Kuno

BETANEWS.ID, DEMAK – Memiliki darah keturunan Raden Mas Sahid nama asli Sunan Kalijaga, menjadi salah satu motivasi Hermin (64) mengumpulkan benda-benda sejarah peninggalan leluhurnya. Ide itu muncul lantaran keinginannya yang ingin mendokumentasikan folklor, atau cerita seputar tradisi yang diwariskan secara turun temurun dari keluarganya.

Saat itu, umur Hermin masih belia. Ia membantu ayahnya Parwoto seorang juru kunci generasi ketiga Makam Sunan Kalijaga melakukan wawancara dengan salah satu stasiun TV tahun 1995. Ia lantas membukukan setiap penjelasan ayahnya menjadi sebuah arsip yang nantinya dibutuhkan untuk kegiatan literasi budaya.

Baca Juga: Kisah Slamet, Penyandang Disabilitas yang Ikut Lipat Surat Suara Pemilu 2024 di Demak

-Advertisement-

“Mulai koleksi tahun 1995, jadi barang sudah numpuk tahun 1997-1998 bapak sudah sering wawancara tentang saus dahar dan saya mulai kliping waktu itu, ” katanya saat ditemui di kediamannya di kompleks Makam Sunan Kalijaga, Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Sabtu (6/1/2024).

Selain itu, ia juga mengumpulkan foto-foto jadul keluarganya, seperti kenangan pernikahan kedua orang tuanya tahun 1952, ilustrasi wajah Sunan Kalijaga, sampai dengan kegiatan buka luwur. Gambar tersebut, ia pajang di ruang tamu bersamaan dengan benda peninggalan sejarah lainnya, layaknya sebuah museum mini di dalam rumah.

“Peninggalan Sunan Kalijaga, seperti kayu tempat tidur Pangeran Wijjil V, batu air, kayu Empu Supo, dan pusaka,” sebutnya.

Untuk merawat barang berharga seperti itu membutuhkan perawatan yang khusus. Tidak hanya sekedar membersihkan, ia juga melakukan beberapa ritual tradisi saat melakukan pencucian pusaka setiap bulan Suro.

“Perawatannya dibersihin, kecuali pusaka kalau bulan Suro saya ngikut adat aja kasih minyak, dimandiin,” paparnya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Ika Dirikan Sanggar Budaya Padma Baswara Demak

Hermin mengaku, karena didikan ayahnya ia bisa tahu banyak hal mengenai keluarganya. Kedekatan personal itu lantas ingin ia tularkan bagi siapa saja yang berniat mencari data sejarah leluhurnya.

“Dari kliping saya banyak dicari orang mengenai sejarah Kadilangu, seperti kalau pas buat minyak jamas,” terangnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER