Kisah Slamet, Penyandang Disabilitas yang Ikut Lipat Surat Suara Pemilu 2024 di Demak

BETANEWS.ID, DEMAK – Proses sortir dan lipat surat suara pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 ini, menjadi pengalaman pertama Slamet (40), penyandang disabilitas netra. Meskipun memiliki kesulitan penglihatan di sebelah mata kanannya, tidak membuat warga Desa Karangrejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak itu, kalah cepat dengan ratusan tenaga sortir dan lipat lainnya.

Saat ditemui betanews.id di aula IPHI Jogoloyo Demak, Slamet sedang mengareti surat suara DPR RI yang rampung dilipat. Posisinya di kelompok 31, ia ditempatkan pada bagian finishing sedangkan bagian sortir diambil alih oleh 6 anggota lainnya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Ika Dirikan Sanggar Budaya Padma Baswara Demak

-Advertisement-

“Kesulitan (karena) butuh ketelitian dan hati-hati. Iya, sudah bagi tugas. Saya (bagian) mengareti surat suara,” katanya, Jumat (5/12/2024).

Terlibat dalam proses pelipatan surat suara bukan tanpa alasan, Slamet yang setiap harinya bekerja sebagai tukang sol sepatu keliling ingin mencoba mencari tambahan pemasukan.

“Pingin melu wae tur gaweane lagi sepi ada seng nari gawean liyo (ingin ikut saja, karena kerjaan lagi sepi mumpung ada yang menawarkan kerjaan lain). Biasanya kerja sol sepatu keliling,” ujarnya.

Berkeliling dari pukul 9.00 WIB hingga sore hari, terkadang Slamet hanya bisa membawa pulang uang Rp80 ribu sampai dengan Rp150 ribu. Meskipun begitu, ia tetap mensyukuri dari hasil jarih payahnya itu.

“Sol sepatu keliling pakai motor roda dua. Keliling masuk ke gang-gang kadang kalau capek istirahat di gang-gang pojokan gitu. Keliling kadang di perumahan, Kalicilik, Bonang, Wedung,” terangnya.

Baca Juga: Kisah Mito, Pelopor Supplier Ikan di Kudus yang Sukses Pasok Ikan ke Banyak Restoran

Pada hari kedua sortir dan lipat surat suara ini, rencananya ditargetkan bisa menghabiskan 8 kardus atau sekitar 4000 lembar surat suara. Sedangkan untuk upahnya dibayar tiap lembar Rp350, sehingga jika dirata-rata sehari Slamet bisa mendapatkan uang Rp200 ribu.

“Sudah 6 kardus ini, tadi sudah 5 kardus. Kami ada 7 anggota. Target hari ini belum tahu, kemarin 7 kardus 3500 lembar. Tapi targetnya 8 kardus. Minimal 8 kardus. Kalau 10 ya alhamdulillah,” paparnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER