Rintis Usaha Sejak SMK, Putri Kini Hidup Mapan dan Bisa Kuliah dengan Biaya Sendiri

BETANEWS.ID, KUDUS – Putriku Diaz Ramadhani sore itu tampak telaten membungkus jajanan ke dalam plastik. Sehari-hari, dia memang selalu mengurus usahanya di sela-sela kuliah di IAIN Kudus. Bagi Putri, usaha dengan produk unggulan Bolen Jenang Kudus itu merupakan jalannya mencari rezeki sehingga bisa hidup mapan seperti saat ini.

Warga Desa Barongan RT 4 RW 5, Kecamatan/Kabupaten Kudus itu sudah berjibakau dengan usaha sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kudus. Bolen jenang itu merupakan kreasinya saat mendapat tugas praktik kerja lapangan (PKL). Siapa sangka jika produk yang menggabungkan jenang dengan roti itu kini membawanya meraih kesuksesan.

Bolen jenang produksi Putri yang jadi produk unggulan di Poeti Food. Foto: Kaerul Umam

“Waktu kelas dua di SMKN 1 Kudus, kan ada PKL. Sebelum melakukan tugas itu, diwajibkan untuk bisa membuat pastry. Kebetulan jurusan saya tata boga. Karena waktu itu saya bisa membuatnya, akhirnya saya mencoba merintis usaha dengan mengkombinasikan dengan jenang,” beber pemilik usaha dengan brand Poeti Food itu, Selasa (12/12/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Lewat San Florist, Nurul Buktikan Santri Bisa Terjun di Dunia Bisnis

Mahasiswi semester tiga jurusan Manajemen Bisnis itu bahkan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikannya dengan hasil penjualan produknya. Ia juga sudah bisa membantu perekonomian orang tua.

“Jadi untuk usaha ini ada keinginan mempunyai produk ekonomi kreatif yang bisa mengangkat komoditi khas Kudus. Supaya ekonomi kreatif Kudus bertumbuh bagus, dan berharap produk ini (Bolen Jenang Kudus) naik kelas,” kata wanita berusia 20 tahun itu.

Di tengah kesibukannya kuliah, anak bungsu dari dua bersaudara itu menyempatkan waktu di pagi dan sore memproduksi bolen pesanan pelanggan. Tak hanya melakukan sendiri, ia juga dibantu ibu dan neneknya untuk menyelesaikan pesanan tersebut.

“Kalau produk (Bolen Jenang Kudus) ada beberapa varian rasa yang bisa dipilih, antara lain cokelat, pisang, pandan, dan keju. Selain produk Bolen Jenang, juga ada produk turunan hingga 50 produk di antaranya donat kentang, brownies, kue kering, pastry, bolu gulung, nastar, dan pie,” ungkapnya.

Baca juga: Impian Kerja di Jepang Pupus, Ferry Justru Sukses Bangun Resto Jepang

Untuk bolen jenang harga per boks dengan berat bersih 350 gram itu Rp20 ribu. Sementara untuk produk lainnya harganya dari Rp2,5 ribu sampai Rp5 ribu per biji.

“Setidaknya dalam sehari bisa melayani pesanan minimal 50 sampai 150 boks. Saya juga punya 20 reseller yang tersebar di beberapa daerah,” tandas Putri.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER